<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ilhamsaenong</title>
	<atom:link href="http://ilhamsaenong.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ilhamsaenong.wordpress.com</link>
	<description>The World of Curiosity</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Jan 2012 05:05:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ilhamsaenong.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>ilhamsaenong</title>
		<link>http://ilhamsaenong.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ilhamsaenong.wordpress.com/osd.xml" title="ilhamsaenong" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ilhamsaenong.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>NEW HYUNDAI AVEGA IIMS 2008</title>
		<link>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2008/07/12/new-hyundai-avega-iims-2008/</link>
		<comments>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2008/07/12/new-hyundai-avega-iims-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Jul 2008 04:34:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[DIBUANG SAYANG]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilhamsaenong.wordpress.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[Cuplikan berikut gw upload biar bini gw di Jakarta bisa lihat dr hp karena masih di RS&#8230; Jadi jgn pikir macem-macem ya&#8230; Harga: Paling murah Tipe G 92,25jt off the road… (kira2 on the road = 102,5jt) Sedang Tipe GL: (kira2 on the road = 110,5jt) Paling mahal Tipe SG (AT/MT): (kira2 manual on the [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilhamsaenong.wordpress.com&amp;blog=633471&amp;post=54&amp;subd=ilhamsaenong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Cuplikan berikut gw upload biar bini gw di Jakarta bisa lihat dr hp karena masih di RS&#8230; Jadi jgn pikir macem-macem ya&#8230;</p>
<p class="MsoNormal">
<a href='http://ilhamsaenong.wordpress.com/2008/07/12/new-hyundai-avega-iims-2008/new_avega4/' title='new_avega4'><img data-attachment-id='56' data-orig-size='320,220' data-liked='0'width="150" height="103" src="http://ilhamsaenong.files.wordpress.com/2008/07/new_avega4.jpg?w=150&#038;h=103" class="attachment-thumbnail" alt="new_avega4" title="new_avega4" /></a>
<a href='http://ilhamsaenong.wordpress.com/2008/07/12/new-hyundai-avega-iims-2008/new_avega1/' title='new_avega1'><img data-attachment-id='57' data-orig-size='319,223' data-liked='0'width="150" height="104" src="http://ilhamsaenong.files.wordpress.com/2008/07/new_avega1.jpg?w=150&#038;h=104" class="attachment-thumbnail" alt="new_avega1" title="new_avega1" /></a>
<a href='http://ilhamsaenong.wordpress.com/2008/07/12/new-hyundai-avega-iims-2008/new_avega2a/' title='new_avega2a'><img data-attachment-id='58' data-orig-size='319,220' data-liked='0'width="150" height="103" src="http://ilhamsaenong.files.wordpress.com/2008/07/new_avega2a.jpg?w=150&#038;h=103" class="attachment-thumbnail" alt="new_avega2a" title="new_avega2a" /></a>
<a href='http://ilhamsaenong.wordpress.com/2008/07/12/new-hyundai-avega-iims-2008/new_avega3/' title='new_avega3'><img data-attachment-id='59' data-orig-size='298,207' data-liked='0'width="150" height="104" src="http://ilhamsaenong.files.wordpress.com/2008/07/new_avega3.jpg?w=150&#038;h=104" class="attachment-thumbnail" alt="new_avega3" title="new_avega3" /></a>
</p>
<p class="MsoNormal">Harga:</p>
<ul>
<li>Paling murah Tipe G 92,25jt off the road… (kira2 on the road = 102,5jt)</li>
<li>Sedang Tipe <span> </span>GL: (kira2 on the road = 110,5jt)</li>
<li>Paling mahal Tipe SG (AT/MT): (kira2 manual on the road = 120, dan matik 130jt)</li>
</ul>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Kalo yg GL ada tipe matik juga, mending ambil yg GL mungkin bisa dapet 120 matik. Harga dan cicilan lihat di IIMS aja by…</p>
<p class="MsoNormal"><strong> NEW HYUNDAI AVEGA IIMS 2008</strong></p>
<div class="MsoNormal" style="text-align:center;">
<hr size="1" noshade="noshade" /></div>
<p class="MsoNormal">Sekedar sharing produk terbaru dari Hyundai..New Avega Facelift&#8230;</p>
<p>Review perubahan:<br />
1. Perubahan dari bentuk dan ukuran spoiler belakang&#8230;<br />
2. Reflektor lampu depan yg diberikan warna hitam (biar terkesan garang)<br />
3. Ada mata kucingnya dibemper belakang.<br />
4. Gril depan (ini yg sering dianggap cupu) diganti jadi lebih manis and berkelas.<br />
5. Rumah electric power-nya diberikan warna kevlar&#8230;<br />
6. Untuk panel tengah yg tape itu diberi nuansa kevlar juga<br />
7. Tape-nya berubah&#8230;katanya sih cuma berubah serie-nya aja..bisa colok USB<br />
8. Warna ada tambahan indiglo blue&#8230;(tau kayak apa aplikasinya deh&#8230;)<br />
9. Harga berubah lebih mahal 2 juta dari harga seri sebelumnya&#8230;.<br />
10. Kl yg tipe SG kulit jok-nya lebih bagus..krn gk semi lagi..katanya sih<br />
11. Velg berubah..gk spt model lama..ini palang 6 velg-nya (lebih sporty)<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal">Selamat menikmati</p>
<p class="MsoNormal">__________________</p>
<p class="MsoNormal">Jupiter Riders Community-002<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal">Sumber: http://forum.detik.com/showthread.php?p=3274997</p>
<p class="MsoNormal">MODIFIKASI HYUNDAI NEW AVEGA PIKAT MATA<br />
Friday, 11 July 2008</p>
<p>Dalam gelaran IIMS 2008 ini PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) melaunching Hyundai New Avega. Varian sedan Rp 100 jutaan dari Hyundai ini, menawarkan tampang barunya lewat perubahan eksterior dan interior.<br />
Pada tampilan luar, New Avega muncul dengan desain gril baru yang lebih elegan, headlamp serta spoiler belakang yang sporty. Di sektor kabin, New Avega menawarkan sistem audio serta desain konsol tengah anyar.<br />
Sedangkan untuk penarik perhatian pengunjung, New Avega tampil dengan modifikasi bergaya sport. Beberapa ubahan eksterior seperti over fender, body kit depan-belakang, serta wing spoiler menjadikan Avega lebih bergaya rally style.<br />
Aplikasi velg 17 inci, dengan balutan alas karet berukuran 205/50R17 dibantu suspensi yang lebih pendek bikin bodi mobil makin rebah ke tanah. Buat panduan bergaya, tampilan rally style ini bias jadi inspirasi.<br />
Penulis/Foto : Rendy</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Avega Menawarkan Pilihan Berbeda</p>
<p class="MsoNormal">Selain fitur menawan, Avega juga ditawarkan dengan harga menggiurkan</p>
<p class="MsoNormal">Tidak jelasnya segmentasi kendaraan bermotor di Indonesia dimanfaatkan Hyundai untuk menggarap pasar gemuk di segment MPV medium low dengan menghadirkan Hyundai Avega. “Hyundai Avega ini masuk katagori MPV medium low,” tegas Jongky D. Sugiarto, President Director PT. Hyundai Mobil Indonesia saat menjelang launching produk terbarunya itu.</p>
<p class="MsoNormal">Untuk melawan kompetiternya yang memboyong brand image besar, Avega menyodorkan sejumlah kelebihan yang belum dimiliki kompetitornya itu. Antara lain mesin 1.5 liter 12 valve dengan system pasokan bahan baker Multi Point Injection yang tangguh dan bertenaga namun hemat bahan baker. Serta kenyamanan sedan.</p>
<p class="MsoNormal">Untuk dapat menaklukkan konsumen otomotif perkotaan, Avega hadir dengan penampilan sporty elegant. Dilengkapi pula dengan suspensi independent, power steering, AC dengan heater dan system pengamanan yang menjamin pengendara dan penumpang di dalamnya benar-benar aman, yaitu dengan front crumple zone, side beam impact, safety bumper dan sebagainya.</p>
<p class="MsoNormal">Dengan berbagai kelebihannya itu, ternyata Hyundai Avega dipasarkan dengan harga yang kompetitif. Model G manual dijual dengan harga Rp. 90.250.000. Model GL transmisi manual dipasarkan Rp. 99 juta, sedang versi GL bertransmisi otomatik ditawarkan dengan harga Rp. 108,5 juta. Sedang dua variant teratasnya, yakni SG, masing-masing dibanderoli harga Rp. 106 juta (transmisi manual) dan Rp. 115,5 juta (transmisi otomatik).</p>
<p class="MsoNormal">Sama seperti produk Hyundai yang lain, Avega juga didukung program jaminan 3 years Product Warranty serta harga beli kembali 3 years Buy Back Guarantee. Pokoknya beli Hyundai jadi aman dan benar-benar nyaman!</p>
<p class="MsoNormal">HYUNDAI AVEGA, MURAH TAPI BUKAN MURAHAN</p>
<p class="MsoNormal">Dari test drive edisi 1st 2007 (cinghe)</p>
<p class="MsoNormal">Pagi itu, tanggal 23 Mei 2007, jam menunjukkan pukul 07.15. Para wartawan otomotif dari Jakarta yang baru saja mendarat di Bandar Udara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, berkumpul di ruang VIP. Di pelataran parkir di depan ruang VIP, sebanyak 19 Hyundai Avega diparkir memanjang dalam dua bersap.</p>
<p class="MsoNormal">Ke-19 Hyundai Avega yang terbagi atas delapan pilihan warna itu akan digunakan para wartawan otomotif untuk melakukan uji jalan selama dua hari dari Semarang dan berakhir di Yogyakarta. Setiap mobil dihiasi stiker yang bertulisan Hyundai Avega di samping dan tulisan Avega (kecil) dan Drive the Real Thing di kaca belakang.</p>
<p class="MsoNormal">Hyundai Avega termasuk kategori kendaraan liftback multiguna (versatility vehicle) subkompak, sekelas Hyundai Accent. Hyundai Avega berukuran panjang 4,215 meter, lebar 1,630 meter, dan tinggi 1,395 meter, atau hanya 2 sentimeter (cm) lebih pendek dan 4 cm lebih ramping dari Hyundai Accent. Sementara tingginya sama, demikian juga jarak as roda depan dan belakang (wheelbase)-nya sama, 2,440 meter.</p>
<p class="MsoNormal">Kapasitas mesin yang disandang juga sama, 1.5 Liter (1.495 cc), 4 silinder segaris, 12 katup (4 katup per silinder), demikian pula tenaga dan torsi maksimum, masing-masing 89 PK pada 5.500 rpm dan 129 Nm pada 3.000 rpm.</p>
<p class="MsoNormal">Mobil-mobil yang akan dijual dengan rentang harga Rp 99,75 juta sampai Rp 130 juta itu belum akan ditemui lalu lalang di jalan raya mengingat Hyundai Avega baru akan diluncurkan secara resmi pada tanggal 8 Juni mendatang. Itu berarti bahwa masyarakat di wilayah yang dilewati oleh ke-19 Hyundai Avega itu adalah orang-orang pertama yang menyaksikan mobil-mobil tersebut.</p>
<p class="MsoNormal">Sekitar pukul 08.00, ke-19 mobil Hyundai Avega itu bergerak keluar dari Bandar Udara Ahmad Yani menuju ke gedung Lawang Sewu, salah satu tempat tujuan wisata di Kota Semarang. Agar tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas, ke-19 Hyundai Avega itu dipecah ke dalam dua rombongan, masing-masing 10 dan 9 Hyundai Avega.</p>
<p class="MsoNormal">Keluar dari gedung Lawang Sewu, perjalanan dilanjutkan dengan berkeliling Kota Semarang. Dari sana perjalanan dilanjutkan ke Salatiga, melalui tanjakan Gombel dan Ungaran. Karena menggunakan mobil patroli pengawal sebagai voorrijder, perjalanan berjalan lancar. Kecepatan rata-rata 70 kilometer per jam, sesekali kecepatan sempat dikembangkan sampai 100 kilometer per jam meskipun hanya untuk beberapa detik.</p>
<p class="MsoNormal">Tanjakan di wilayah Gombel yang berlanjut sampai ke Ungaran dan Salatiga dapat dilintasi dengan mudah oleh Hyundai Avega. Sekitar 45 menit, rombongan pertama memasuki kota Salatiga yang terletak di lereng timur Gunung Merbabu, 40 kilometer di selatan Kota Semarang.</p>
<p class="MsoNormal">Di kota Salatiga, rombongan beristirahat di Laras Asri Resort &amp; Spa untuk santai sejenak dan makan siang. Seusai makan siang, perjalanan dilanjutkan ke Solo, di mana rombongan wartawan otomotif akan menginap di Hotel Novotel yang terletak di Jalan Slamet Riyadi.</p>
<p class="MsoNormal">Pada malam hari tidak ada kegiatan khusus yang dilakukan. Para wartawan otomotif lebih banyak menghabiskan waktu di hotel, mengingat esoknya, tanggal 24 Mei 2007 pukul 03.30, rombongan akan meninggalkan hotel tersebut untuk menyaksikan Matahari terbit di Joglo II Selo Merapi, yang lebih dikenal dengan nama New Selo, di lereng timur Gunung Merapi.</p>
<p class="MsoNormal">Sempit dan berliku</p>
<p class="MsoNormal">Pukul 04.00, seusai nonton bareng pertandingan final Piala Champions antara kesebelasan AC Milan dan Liverpool di lobi Hotel Novotel, di mana AC Milan unggul dengan skor 2-1, rombongan meninggalkan hotel tersebut menuju New Selo, Boyolali, Jawa Tengah. Jalan menuju ke New Selo sempit, berliku, dan menanjak. Konsentrasi penuh diperlukan agar perjalanan bisa dilakukan dengan aman. Di depan pintu gerbang kawasan wisata Selo Joglo Merapi, yang terletak 20 kilometer arah barat Boyolali, rombongan wartawan otomotif diminta berhenti dan memarkir mobil di kiri jalan.</p>
<p class="MsoNormal">Tanjakan yang cukup tinggi ke arah New Selo membuat PT Hyundai Mobil Indonesia merasa lebih aman jika ke-19 Hyundai Avega menanjak satu per satu. Buat Hyundai Avega yang menggunakan persneling manual dengan 5 tingkat kecepatan, tanjakan tersebut tidaklah menjadi masalah. Sementara bagi yang menggunakan persneling otomatik dengan 4 tingkat kecepatan diperlukan kiat tersendiri. Putaran mesin harus dipertahankan pada 3.000 rpm. Namun, 5 di antara 19 Hyundai Avega yang menggunakan persneling otomatik tanpa kesulitan berarti sampai di New Selo, yang terletak pada ketinggian 1.805 meter di atas permukaan laut.</p>
<p class="MsoNormal">Di New Selo, para wartawan menyaksikan dan sekaligus mengabadikan proses terbitnya Matahari di ufuk timur. Dalam kesempatan itu, para wartawan juga menyantap sarapan ringan berupa roti bakar atau makan mi. Dinginnya suhu udara membuat hidangan ala kadarnya itu terasa lezat. Dari sana, rombongan kemudian turun ke obyek wisata Selo untuk menonton film tentang kehidupan sehari-hari masyarakat Selo di gedung teater yang berkapasitas 74 kursi.</p>
<p class="MsoNormal">Kemudian, perjalanan dilanjutkan kembali untuk menikmati keindahan alam dan sarapan serius di Ketep Pass, seperti Puncak Pass, di Magelang, Jawa Tengah, yang terletak pada ketinggian 1.200 di atas permukaan laut. Sama seperti perjalanan ke New Selo, perjalanan ke Ketep Pass pun sempit, berliku, serta dipenuhi tanjakan dan turunan. Walaupun menggunakan voorrijder, hal itu tidak menjadikan perjalanan menjadi lebih mudah, tetap diperlukan konsentrasi penuh dan kehati-hatian untuk menghindari terjadinya hal-hal tidak dinginkan.</p>
<p class="MsoNormal">Setelah santai sejenak di Ketep Pass, perjalanan Hyundai Avega dilanjutkan ke Losari Resort &amp; Spa, Grabag (Magelang), yang terletak di tengah-tengah perkebunan kopi Losari yang masih aktif (dulu, perkebunan kopi Karangredjo).</p>
<p class="MsoNormal">Di Losari Resort &amp; Spa, selain mengikuti tur ke perkebunan kopi yang dirintis oleh Gustav van Der Swan pada tahun 1922, para wartawan juga bersantap siang di sana. Suasana asri di tempat tersebut membuat makanan yang sudah enak itu menjadi semakin enak. Selesai makan siang, perjalanan dilanjutkan ke Hotel Novotel, Yogyakarta, di mana para wartawan akan bermalam.</p>
<p class="MsoNormal">Pada saat memasuki pelataran parkir Hotel Novotel, itu adalah akhir dari uji jalan terhadap Hyundai Avega yang dilakukan para wartawan otomotif. Mengingat, walaupun masih ada acara makan malam di hotel papan atas Amanjiwo, Magelang, Jawa Tengah, dalam perjalanan ke Amanjiwo dan kembali ke Novotel para wartawan hanya bertindak sebagai penumpang.</p>
<p class="MsoNormal">Walaupun harganya murah, melalui rangkaian perjalanan maraton selama dua hari itu, hal itu membuktikan bahwa Hyundai Avega bukan mobil murahan. (JL)</p>
<p class="MsoNormal">Sumber : mobilku, oto.co.id</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ilhamsaenong.wordpress.com/54/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ilhamsaenong.wordpress.com/54/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilhamsaenong.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilhamsaenong.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilhamsaenong.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilhamsaenong.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilhamsaenong.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilhamsaenong.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilhamsaenong.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilhamsaenong.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilhamsaenong.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilhamsaenong.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilhamsaenong.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilhamsaenong.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilhamsaenong.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilhamsaenong.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilhamsaenong.wordpress.com&amp;blog=633471&amp;post=54&amp;subd=ilhamsaenong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2008/07/12/new-hyundai-avega-iims-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14f3771885faa2708dbbf7cd1e17fb00?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ilham</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ilhamsaenong.files.wordpress.com/2008/07/new_avega4.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">new_avega4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ilhamsaenong.files.wordpress.com/2008/07/new_avega1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">new_avega1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ilhamsaenong.files.wordpress.com/2008/07/new_avega2a.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">new_avega2a</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ilhamsaenong.files.wordpress.com/2008/07/new_avega3.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">new_avega3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Blog Dijiplak? Mohon Saran soal Copyright…</title>
		<link>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/02/07/blog-dijiplak-mohon-saran-soal-copyright%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/02/07/blog-dijiplak-mohon-saran-soal-copyright%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Feb 2007 16:07:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interupsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/02/07/blog-dijiplak-mohon-saran-soal-copyright%e2%80%a6/</guid>
		<description><![CDATA[Alo-alo semua kawan-kawan. Mohon advisnya, ya? Apa yg harus saya lakukan jika ada pihak yang mengutip tulisan kita hingga hampir 99% tanpa mengutip sumbernya? Saya lihat ada situs yang menjiplak tulisan-tulisan saya kadang-kadang mencantolkan kode (kfm) di akhir tulisan. Maksudnya apa ya? Layakkah tulisan saya dijiplak berkali-kali (regularly reuploaded) tanpa penyebutan sumber tersebut? Bolehkah situs [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilhamsaenong.wordpress.com&amp;blog=633471&amp;post=47&amp;subd=ilhamsaenong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alo-alo semua kawan-kawan. Mohon advisnya, ya?<span id="more-47"></span></p>
<ol>
<li><span><span style="font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;font-family:'Times New Roman';"> </span></span><!--[endif]-->Apa yg harus saya lakukan jika ada pihak yang mengutip tulisan kita hingga hampir 99% tanpa mengutip sumbernya?</li>
<li><!--[if !supportLists]--><span>S</span>aya lihat ada situs yang menjiplak tulisan-tulisan saya kadang-kadang mencantolkan kode (kfm) di akhir tulisan. Maksudnya apa ya?</li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span style="font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;font-family:'Times New Roman';"> </span></span><!--[endif]-->Layakkah tulisan saya dijiplak berkali-kali <em>(regularly reuploaded)</em> tanpa penyebutan sumber tersebut?</li>
<li>Bolehkah situs komersil mengutip tulisan blog <a href="http://kafemotor.wordpress.com">KafeMotor</a> begitu saja (tanpa menyebut sumber), dan apa ada bedanya dengan situs nonkomersil yang melakukan hal yang sama (yang memang juga ada)?</li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span>Perlu diketahui bahwa—seperti teman-teman yang lain—saya bisa menulis seperti sekarang bukannya tanpa usaha. Bahkan sebagian tulisan lama saya yang kemudian saya upload lagi masih tetap butuh effort. Paling tidak&#8230;</span><span> </span></p>
<ol>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;font-family:'Times New Roman';"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Saya harus menyisikan waktu mengumpulkan data informasi otomotif.</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span></span></span><!--[endif]--><span>Saya sudah menghabiskan tak berhitung lagi biaya untuk eksperimen modifikasi.</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span></span></span><!--[endif]-->Saya menulis bukan asal-asalan. <span>Saya sebelumnya harus mengasah diri bertahun-tahun. </span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span>Nah, meskipun semenjak awal saya telah katakan bahwa tulisan-tulisan dalam blog saya untuk bagi-bagi ilmu dan pengalaman, tapi bukan berarti bisa diperlakukan seenaknya bukan?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Mohon sumbang sarannya&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Ilham</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong>PS. </strong>Situs yang mengutip adalah racing<strong> http://www.indonesianracing.com </strong>(news.marketing and solution.event organizer.communication and public relation.racing equipment and accessories)&#8230; Dishare untuk kepentingan bersama <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Adapun tulisan dijiplakan tersebut, antara lain:</strong></p>
<p><strong>Suzuki Ngak Mau Kalah, Siap Luncurkan NEW THUNDER</strong><br />
Selasa, 6 Februari 2007 08:50<br />
<a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=60207085043&amp;hal=detnews" target="_blank">http://www.indonesianracing.com/inde&#8230;43&amp;hal=detnews</a></p>
<p><strong>Aprilia RS125, Come and Give a Try!!!!</strong><br />
Selasa, 6 Februari 2007 09:01<br />
<a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=60207090124&amp;hal=detnews" target="_blank">http://www.indonesianracing.com/inde&#8230;24&amp;hal=detnews</a><br />
<strong><br />
Yamaha V-Ixion Downgrade atau Viper Facelift?</strong><br />
Selasa, 23 Januari 2007 14:13<br />
<a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=230107021333&amp;hal=detnews" target="_blank">http://www.indonesianracing.com/inde&#8230;33&amp;hal=detnews</a></p>
<p><strong>Selamat Tinggal Motor Sport Klasik !! </strong><br />
Minggu, 28 Januari 2007 07:26<br />
<a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=280107072602&amp;hal=detnews" target="_blank">http://www.indonesianracing.com/inde&#8230;02&amp;hal=detnews</a></p>
<p><strong>Modifikasi Motor: Pakai Limbah atau Aftermarket?</strong><br />
Selasa, 23 Januari 2007 14:16<br />
<a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=230107021657&amp;hal=detnews" target="_blank">http://www.indonesianracing.com/inde&#8230;57&amp;hal=detnews</a></p>
<p><strong>Belajar Modifikasi: Apa yang Harus Anda Siapkan!?</strong><br />
Rabu, 24 Januari 2007 07:53<br />
<a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=240107075333&amp;hal=detnews" target="_blank">http://www.indonesianracing.com/inde&#8230;33&amp;hal=detnews</a></p>
<p><strong>Evoluzione II Cagiva Mito Serasa Balap GP</strong><br />
Kamis, 18 Januari 2007 03:41<br />
<a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=180107034124&amp;hal=detnews" target="_blank">http://www.indonesianracing.com/inde&#8230;24&amp;hal=detnews</a></p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=180107034124&amp;hal=detnews"></a></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ilhamsaenong.wordpress.com/47/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ilhamsaenong.wordpress.com/47/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilhamsaenong.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilhamsaenong.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilhamsaenong.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilhamsaenong.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilhamsaenong.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilhamsaenong.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilhamsaenong.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilhamsaenong.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilhamsaenong.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilhamsaenong.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilhamsaenong.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilhamsaenong.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilhamsaenong.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilhamsaenong.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilhamsaenong.wordpress.com&amp;blog=633471&amp;post=47&amp;subd=ilhamsaenong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/02/07/blog-dijiplak-mohon-saran-soal-copyright%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>35</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14f3771885faa2708dbbf7cd1e17fb00?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ilham</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tulisan-Tulisan KafeMotor yang Dijiplak</title>
		<link>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/02/07/tulisan-tulisan-kafemotor-yang-dijiplak/</link>
		<comments>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/02/07/tulisan-tulisan-kafemotor-yang-dijiplak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Feb 2007 16:01:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interupsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/02/07/tulisan-tulisan-kafemotor-yang-dijiplak/</guid>
		<description><![CDATA[Silahkan baca lebih lanjut tulisan-tulisan KafeMotor yang dijiplak&#8230; di bawah ini: Suzuki Ngak Mau Kalah, Siap Luncurkan NEW THUNDER Selasa, 6 Februari 2007 08:50 http://www.indonesianracing.com/inde&#8230;43&#38;hal=detnews Aprilia RS125, Come and Give a Try!!!! Selasa, 6 Februari 2007 09:01 http://www.indonesianracing.com/inde&#8230;24&#38;hal=detnews Yamaha V-Ixion Downgrade atau Viper Facelift? Selasa, 23 Januari 2007 14:13 http://www.indonesianracing.com/inde&#8230;33&#38;hal=detnews Selamat Tinggal Motor Sport Klasik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilhamsaenong.wordpress.com&amp;blog=633471&amp;post=46&amp;subd=ilhamsaenong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-46"></span><strong><img src="http://kafemotor.files.wordpress.com/2007/01/header-kafemotor.jpg?w=432&#038;h=81" alt="" width="432" height="81" /></strong></p>
<p><strong>Silahkan baca lebih lanjut tulisan-tulisan <a href="http://kafemotor.wordpress.com/" target="_blank">KafeMotor</a> yang dijiplak&#8230; di bawah ini:</strong></p>
<p><strong>Suzuki Ngak Mau Kalah, Siap Luncurkan NEW THUNDER</strong><br />
Selasa, 6 Februari 2007 08:50<br />
<a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=60207085043&amp;hal=detnews" target="_blank">http://www.indonesianracing.com/inde&#8230;43&amp;hal=detnews</a></p>
<p><strong>Aprilia RS125, Come and Give a Try!!!!</strong><br />
Selasa, 6 Februari 2007 09:01<br />
<a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=60207090124&amp;hal=detnews" target="_blank">http://www.indonesianracing.com/inde&#8230;24&amp;hal=detnews</a></p>
<p><strong>Yamaha V-Ixion Downgrade atau Viper Facelift?</strong><br />
Selasa, 23 Januari 2007 14:13<br />
<a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=230107021333&amp;hal=detnews" target="_blank">http://www.indonesianracing.com/inde&#8230;33&amp;hal=detnews</a></p>
<p><strong>Selamat Tinggal Motor Sport Klasik !! </strong><br />
Minggu, 28 Januari 2007 07:26<br />
<a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=280107072602&amp;hal=detnews" target="_blank">http://www.indonesianracing.com/inde&#8230;02&amp;hal=detnews</a></p>
<p><strong>Modifikasi Motor: Pakai Limbah atau Aftermarket?</strong><br />
Selasa, 23 Januari 2007 14:16<br />
<a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=230107021657&amp;hal=detnews" target="_blank">http://www.indonesianracing.com/inde&#8230;57&amp;hal=detnews</a></p>
<p><strong>Belajar Modifikasi: Apa yang Harus Anda Siapkan!?</strong><br />
Rabu, 24 Januari 2007 07:53<br />
<a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=240107075333&amp;hal=detnews" target="_blank">http://www.indonesianracing.com/inde&#8230;33&amp;hal=detnews</a></p>
<p><strong>Evoluzione II Cagiva Mito Serasa Balap GP</strong><br />
Kamis, 18 Januari 2007 03:41<br />
<a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=180107034124&amp;hal=detnews" target="_blank">http://www.indonesianracing.com/inde&#8230;24&amp;hal=detnews</a></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p><span style="text-decoration:underline;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
</span></p>
<h2><span style="font-size:12pt;">Suzuki Ngak Mau Kalah, Siap Luncurkan NEW THUNDER</span></h2>
<p><a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=60207085043&amp;hal=detnews">http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=60207085043&amp;hal=detnews</a></p>
<p class="MsoNormal">Selasa, 6 Februari 2007 08:50</p>
<p class="MsoNormal"><span><img src="http://kafemotor.files.wordpress.com/2007/02/all-new-suzuki-250a.jpg?w=150&#038;h=191" alt="" width="150" height="191" align="left" />Pertarungan motor sport belum lagi selesai pada tahun 2007 ini. Bahkan kini tensinya semakin tinggi. Berbagai kasak kusuk hingga spyshot pun beredar. Antara lain dipicu oleh segera beredarnya Yamaha Viper dan bayang-bayang Fazer 250 di belakangnya.</span></p>
<p>Lalu bagaimana kabar Suzuki yang juga santer digossipkan sedang mempersiapkan andalan baru? Wajar saja, Thunder 250 sudah diskontinyu dan digantikan oleh motornya om Farhan, Thunder 125. Tak ada lagi ”motor besar” merek ini di jajaran motor sport nasional. Apalagi FXR 150 sudah lama habis dan kini sudah 100% ganti sasis dan body. <span>Tapi benarkah Suzuki akan bertahan dengan Thundy 125 di jajaran motor sport?</span></p>
<p>Ternyata tidak. Sejumlah bengkel, toko, dan mekanik dalam jaringan Suzuki sudah mulai bergosip soal munculnya andalan baru mereka. Kabarnya andalan baru ini dimaksudkan bukan hanya mengisi segmen motor sport jualan bebas kelas berat yang bermain di volume 200cc ke atas, tetapi juga membuat trend pada tahun ini.</p>
<p><span><br />
Konon, dua varian kini digodok konsepnya dan dijajaki kemungkinan pasarnya. Yang pertama Suzuki Chop-Cruiser dan yang kedua Suzuki supermoto. Kedua istilah dipakai ”secukupnya” untuk memudahkan pembahasan. Suzuki sendiri tentu akan memberi istilah dan nama sendiri.</span></p>
<p>Saat Thunder 250 masuk ke Indonesia, sempat bertanya-tanya, mengapa bukan Marauder 250? Pertanyaan ini wajar karena Marauder sudah diproduksi untuk pasar Amerika. Dengan demikian Suzuki tak perlu capek-capek lagi membangun sasis dan body baru. <span>Nyatanya Suzuki Indomobil R2 tetap setia dengan moto “Inovasi Tiada Henti”. Tak enak rasanya kalau mengimpor mentah-mentah. Apalagi belum tentu Chop-Cruiser itu cocok dengan orang Indonesia.</span></p>
<p>Tentu saja model chop-cruiser kurang akrab oleh awam. Mungkin hanya disenangi kalangan tertentu alias hobbies. Mereka itu mengendarai motor dengan gaya sedikit santai dan sesekali turing keluar kota. Padahal jalan-jalan di Indonesia memerlukan jenis motor sport yang lebih gesit sehingga wheelbase (sumbu roda) tidak mungkin sepanjang motor-motor cruiser. Belum lagi saat itu pabrikan Honda sedang sukses dengan Tiger (Classic-nya).</p>
<p>Kehadiran Thunder 250 yang lebih bernuansa sport turing atau touring-cruiser dianggap lebih masuk akal. Apalagi dengan embel-embel motor sport dengan cc terbesar di kelasnya, pihak Suzuki begitu yakin bisa menghadang dominasi Honda Tiger yang hingga kini hanya bertahan di cc 200.</p>
<p>Nyatanya, Thunder 250 hanya sanggup bertahan sewindhu. Motor ini dianggap cocok untuk turing saja. Banyak kalangan memang senang dengan tenaga dan kenikmatannya dalam perjalanan luar kota, namun mengeluhkan pengendaliannya dalam kemacetan kota. Apalagi perawatan motor ini lumayan merepotkan karena mesinnya yang memang 1 generasi lebih maju dari Tiger.</p>
<p>Dengan 4 klep dan 1 silinder khas Suzuki, bengkel mana yang mampu mengerjakannya pada masa-masa itu? Di kota saja sulit apalagi di kampung. Belum lagi sparepartnya yang mahal karena masih diimport. Serbuan Yamaha dengan Scorpio yang tidak kalah bertenaga dan jelas jauh lebih gesit akhirnya membuat Thunder 250 cabut dari gelanggang. Suzuki lalu meluncurkan Thunder 125 sebagai penggantinya.</p>
<p>Namun Thunder 125 tak mungkin bertarung sendirian sementara Yamaha, Honda dan Kawasaki dengan 2 hingga tiga jagoan. Marauder 250 mungkin jawaban instan. Dengan mudah motor ini diproduksi karena cetakannya sudah ada. Apalagi dengan mesin tipe GZ250 yang sama persis dengan Thunder 250 alias GS250, bisa dipastikan sisa-sisa produksi Thunder 250 bisa digunakan kembali. Apalagi sasisnya hampir tak jauh beda. Tinggal modif dikit dan pasang kaki dan bodi. Pihak pabrikan pun tak usah banyak promosi lagi soal kemampuan mesinnya.</p>
<p>Di kawasan Amerika motor ini cukup favorit karena model, perawatan, kenyamanan, dan kemudahan pengendaraannya. Saking favoritnya motor ini banyak pula digunakan oleh kaum Hawa dalam maupun luar kota. Hanya saja, Suzuki harus ekstra waspada. Sebab pengalaman Honda Panthom 200cc yang memiliki model dan segmen yang kurang lebih sama sangat seret dari sisi penjualan. Padahal merek ini dikeluarkan resmi pihak Honda dan memiliki back up purna jual dan service yang lumayan. Nah apakah Suzuki siap dengan segala konsekuensinya?</p>
<p><strong>Thunder Supermoto 250 </strong></p>
<p>Selain Marauder, Suzuki memiliki andalan lain. <span>Suzuki Indomobil R2 selaku ATPM bisa saja memasukkan varian supermoto. Sudah jadi pengetahuan umum bahwa saat ini para penggemar motorsport sangat gandrung dan penasaran pada sensasi supermoto. Nah, Suzuki punya banyak andalan garuk tanah yang cantik dan mumpuni. Salah satunya RM250. Namun berhubung menggunakan mesin 2 tak yang sedang turun pamor, sangat bijak jika kita menoleh ke DR-Z250, enduro 4 tak yang layak menyandang predikat supermoto.</span></p>
<p>Motor ini sebenarnya sangat canggih. Dibekali mesin 249cc, 4-tak, dan silinder tunggal, membuatnya mirip dengan Thunder 250. Namun dengan spek mesin DOHC berpendingin oil-cooled, bisa dipastikan jauh lebih baik dari mesin Thunder yang hanya bertipe SOHC 4 klep dan tanpa pendingin. Juga aslinya memiliki 6 percepatan dibanding 5 percepatan pada Thunder 250 membuatnya lebih garang dan berakselerasi lebih cepat. Jadi tenaga Thunder 250 tak lagi sia-sia hanya untuk putaran atas saja.</p>
<p>Itu dari segi mesin. Bagaimana tampangnya? Tak salah lagi, mencerminkan model supermoto atau enduro yang sungguhnya. Jadi tak lagi perlu modifikasi seperti yang marak saat ini. Tidak seperti Scorpio yang bermesin enduro namun dibekali sasis dan body cruiser, DR-Z250 sudah-benar-benar fullspek. Meskipun belum lagi menggunakan upsidedown seperti saudaranya RM250, namun secara umum tak ada yang mengecewakan. Juga Suzuki tak lagi perlu melayani Honda yang kini eksis dengan New/Revo-nya. Jika benar demikian, bukan tidak mungkin Suzuki menyapu bersih segmen motor sport 200-250cc dengan penggemar supermoto yang fanatik. Tanpa harus modifikasi lagi, berarti bisa berhemat 5-10 juta. Siapa yang tak kepincut?</p>
<p>Tapi apa mungkin varian ini yang segera meluncur? Bukan hal mudah menghadirkan motor supermoto murah. Apalagi motor semacam itu selalu dibuat dengan tingkat kekuatan yang maksimal dan ketahanan yang ekstrim sehingga biaya produksinya tinggi. Imbasnya UUD, hargalah yang akan tinggi. Jika demikian bisa saja Suzuki menggunakan sasis, full body, dan kaki-kaki DR-Z250 tapi menggamit mesin GS-nya Thunder 250. Asal jangan untuk menekan harga kualitas benar-benar hancur seperti menggabungkan mesin GS 250 (Thunder) dan fullbody TS aja!</p>
<p>Mari kita tunggu pembuktian “Inovasi Tiada Henti” sekali lagi…(kfm)</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span><a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=60207090124&amp;hal=detnews">http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=60207090124&amp;hal=detnews</a></span></p>
<h2><span style="font-size:12pt;">Aprilia RS125, Come and Give a Try!!!!</span></h2>
<p class="MsoNormal">Selasa, 6 Februari 2007 09:01</p>
<p class="MsoNormal"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;   --><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME%7E1/ilham/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.jpg" border="0" alt="" width="300" height="241" /><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><span>Merek ini bukan nama biasa di dunia motor sport. Pemegang berkali-kali juara dunia GP 125 dan 250, termasuk pada tahun ini. Beberapa nama besar di ajang balap Moto GP pernah pula juara bersama pabrikan ini seperti dua italiano: Valentino Rossi dan Loris Capirosi. Jadi tak perlu panjang lebar soal reputasi bukan.</span></p>
<p>Nah bagaimana rasa mengendarai replika RS 125 di jalan raya?<br />
Meskipun hanya mengusung mesin dengan volume 125cc, namun banyak yang memasukkan motor ini ke dalam kategori moge, minimal sebuah minimoge.</p>
<p>Tenaga, kecepatan, dan juga ukuran bodinya jauh di atas motor-motor produksi pabrikan Jepang sekelas seperti Ninja KRR 150, Suzuki FXR 150, NSR RR 150. Rata-rata motor Jepang tadi memiliki volume yang lebih besar, namun tenaganya masih dibawa motor-motor Italia dengan cc 125 seperti Cagiva Mito atau Aprilia RS 125 ini. Untuk informasi teknisnya anda bisa membacanya lebih jauh di http://www.bikez.com/motorcycles/aprilia_rs_125_2000.php</p>
<p>Kesan mengenai motor ini tak jauh beda dengan penilaian banyak orang di Eropa maupun Asia pada umumnya. Pertama-tama, menyangkut kenyamanan. Tak banyak motorsport yang nyaman dikendarai. Umumnya motor-motor turing menempati posisi pertama, motorsport agak belakangan. Namun demikian dibanding motor-motorsport cc kecil di kelasnya sekalipun, kenyamanan RS 125 masih kalah jauh dari rekannya motor-motorsport Jepang.</p>
<p>Hal ini terutama karena motorsport Italia dimaksudkan sebagai replika motor balap GP sehingga posisi duduk, stang, maupun pijakan kaki benar-benar kurang lebih sama dengan versi balapnya. Tempat duduk dan pijakan pengendara agak jauh kebelakang dan stang jepit yang lebar namun pendek. Kebayang kan postur orang Asia akan tertekuk dan merenggang di atas kendaraannya. Singkatnya, kurang nyaman bukan?</p>
<p>Tapi ketidaknyamanan ini ada juga gunanya pada sisi pengendalian, meskipun bukan tanpa masalah. Riding position yang seperti telungkup di atas motor memberi efek gravitasi yang bagus karena center of gravity motor dan pengendara keseluruhan makin dekat ke tengah dan juga makin rendah dari permukaan tanah.</p>
<p>Efeknya, pengendalian motor akan sangat bagus baik pada jalan lurus maupun pada saat menikung. Anda tidak akan gampang kehilangan titik menikung, juga lebih gampang bermanuver di jalur lurus. Belum lagi fairing yang besar akan menjaga hambatan angin (drag) tetap minimal. Sebagai catatan, menggunakan motor ini perlu sedikit penyesuaian. Tidak mudah mengendalikan motor dengan tenaga, postur, dan posisi duduk seperti ini. Bukan tidak mungkin motor ini terasa lebih liar dan menyebabkan rasa pegal, baik di pinggang maupun di tangan.</p>
<p>Apalagi ia didesain untuk kecepatan tinggi sehingga membawanya di kecepatan rendah akan cukup menyiksa. Hindari jalan macet yang menyebabkan motor harus bermanuver dalam kecepatan lambat sebab motor akan serasa sangat berat dalam kondisi demikian.</p>
<p>Tampilan motor ini merupakan salah satu daya tarik, terutama bila terlihat dari samping dan belakang. Motor-motor Italia mempertahankan buntut tawon, dan bodi yang airodinamis. Deltabox dan swing arm dibentuk berdasarkan cita rasa seni yang bagus. Body, termasuk tangki, jok dua tingkat, bodi belakang dan fairing tinggal menyesuaikan. Semuanya dengan jalur air-udara yang memukau. Sedikit yang mengganjal adalah lampu double headlamp yang sedikit agak kecil dan kurang proporsional. Apalagi modelnya yang asimetris terlihat seperti cacat bawaan.</p>
<p>Belum lagi fairing yang apabila dilihat dari depan, dimensinya tampak terlalu besar bukan? Mungkin perlu sedikit diperkecil di bagian winshield. Untunglah, untuk versi tahun 2006 fairing dan lampu depannya ini sudah dibuat ulang sehingga terlihat lebih sporty. Begitupula bodi (diluar sasis dan kaki-kaki) secara keseluruhan mengalami revisi yang revolusioner.</p>
<p>Kelengkapan yang ditawarkan lumayan bagus di kelasnya, meskipun belum maksimal. Upsidedown Marzocchi cakep dan proporsional. Namun sedikit disayangkan karena tak ada tingkat penyetelan. Untunglah untuk swing arm, sok Sachs-nya memiliki tingkat penyetelan kekerasan/rebound. Prangkat-prangkat lain semua mencukupi, seperti mesin dengan pendingin air tangki anti karat, dan sistem knockdown yang mudah untuk perawatan. Motor ini sangat mudah di rawat dan kokoh karena basis sesungguhnya hanyalah deltabox besar dengan bobot sekitar hampir 10 kg.</p>
<p>Untuk kecepatan, dalam keadaan standar 190 km/jam bukan hal sulit. Namun bagi motor saya, menyentuh 150 sudah cukup. Lagi pula enaknya kecepatan 100km/jam bukan hal yang sulit didapat dan pada kecepatan 150km/jam sama sekali tak membuat motor jadi liar.</p>
<p>Come and give a try!!!! (kfm)</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=230107021333&amp;hal=detnews">http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=230107021333&amp;hal=detnews</a></p>
<h2><span style="font-size:12pt;">Yamaha V-Ixion Downgrade atau Viper Facelift?</span></h2>
<p class="MsoNormal">Selasa, 23 Januari 2007 14:13</p>
<p class="MsoNormal"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;   --><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME%7E1/ilham/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image003.jpg" border="0" alt="" width="300" height="225" /><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal">Jangan kecewa jika Yamaha V-Ixion yang heboh itu muncul dengan tampilan “seadanya”. Sebab bisa jadi akan berbeda dengan yang dipamerkan The 3rd Jakarta Motorcycle Show (JMS) akhir tahun lalu. <span>Mengapa demikian?</span></p>
<p>Andalan terbaru pabrikan berlogo Garputala ini memang masih menyisakan kontroversi yang belum selesai. Banyak yang begitu yakin akan segera diproduksi massal seperti dilansir banyak media otomotif. Bahkan di salah satu milis pengguna produk Yamaha, digosipkan produk ini akan keluar Februari bulan depan. Lebih cepat dari perkiraan banyak pihak yang rata-rata mematok pertengahan tahun 2007.</p>
<p>Konon saat ini pengujian laik jalannya sudah berlangsung. Artinya, sejumlah prototipe sudah siap. Jangan kaget jika di jalan anda berpapasan dengan motor baru yang terlihat asing. Jika benar demikian, maka motor ini sudah dalam proses pengesahan yang berwewenang dan sebentar lagi launching. Tinggal timing marketing saja yang akan bermain.</p>
<p>Namun pertanyaan yang tersisa, benarkah model yang akan dilansir ke publik akan sama dan serupa dengan versi yang dipamerkan di JMS? Bukan tidak mungkin banyak yang akan kecewa jika yang keluar bukan V-Ixion, tapi justru Yamaha Viper yang basis model dan mesinnya sama persis. Perbedaannya, V-Ixion versi JMS kemarin adalah facelift, sementara Viper adalah versi standar atau malah downgrade.</p>
<p>Tentu banyak yang masih ingat ketika pertama kali Thunder 125 diperkenalkan. Versi faceliftnya dipamerkan dengan mewah ala tampilan Buell. Tak salah, karena itu kreasi Aming Aliwarga untuk kepentingan promosi. Versi jalan rayanya pun memang laris, namun jelas cukup mengecewakan bagi yang berharap motor segahar edisi facelift-nya.</p>
<p>Yamaha V-Ixion memang sangat wah. Hampir semua sektor begitu istimewa. Bayangkan saja, motor sport kelas ringan menyandang buntut singel sitter yang aduhai. Apakah akan demikian versi massalnya? Kemungkinan besar tidak. Namun bisa saja akan mempertahankan model jok two sitter alias berjenjang. Berarti akan mengusung nuansa sporty layaknya CBR atau Ninja KRR. Kalo begitu mari kita lanjutkan pengandaiannya.</p>
<p>Bagaimana dengan sektor kaki-kaki? Tidak kalah gilanya. Upsidedown yang disandang bisa menjadi yang produk massal pertama di Indonesia. Mungkin hanya produk terbatas motor trail dari Hyosung 125 atau produk moge seperti Cagiva Mito atau Aprilia RS 125 saja yang memakainya. Di jajaran produk massal roda dua asal pabrikan Jepang, paling banter tersedia motor sport yang menyandang sok teleskopik berdiameter agak besar dan ber-tripleclam lumayang lebar.</p>
<p>Selain itu, V-Ixion juga sudah dipersenjatai dengan lengan ayun (swing arm) monosok sehingga mengentalkan nuansa sporty. Dilengkapi pula dengan velg racing berpalang moge yang menyempurnakan karakternya sebagai motor spot petarung jalanan (streetfighter).</p>
<p>Detail terakhir yang sering luput pada motor sport tanah air namun tidak pada produk ini adalah model headlampnya yang luar biasa cantik. Model ini meninggalkan model bulat ala retroklasik yang masih disandang banyak motor sport naked tanah air seperti Honda Tiger, Scorpio, atau Thunder. Model lampu semacam ini persis yang disandang Yamaha FZ6 S2. Bukan mencontek lampu Yamaha MT 03 seperti dugaan Motor Plus.</p>
<p>Sisanya mesin dan sasis yang meskipun tidak istimewa, namun tetap perlu diapresiasi. <span>Dengan bekal deltabox, motor ini memasuki segmen motor sport yang bersasis kuat seperti produk massal sebelumnya, Ninja R dan FXR. Meskipun demikian, modelnya yang terkesan kaku dan kurang simetris antara ujung atas yang membesar dan bawah yang mengecil masih sedikit kurang manis.</span></p>
<p>Begitu pula modal mesin yang hanya bervolume silinder 150cc 4 tak SOHC, sedikit tanggung. Jika memang dimaksudkan untuk bersaing dengan Thunder 125 atau The New Megapro, positioningnya mungkin sangat tepat. Sebab akan mengoreksi kekurangan tenaga Thunder 125 yang sering dianggap banci, tapi juga akan membayang-bayangi Megapro yang bermain di angka 160cc. Kecuali jika ternyata keluar versi DOHC, maka sudah tak perlu diskusi lagi mengenai superioritasnya.</p>
<p>Bagaimana performa mesin? Harus menghitung perbandingan volume mesin, tenaga, dan berat, tentunya. Namun masih menyisakan teka teki. Sangat banyak gosip yang beredar, namun hasilnya sangat bergantung pada lansiran resminya nanti. Ini karena data spesifikasi yang beredar luas masih belum simpang siur. Mana mungkin motor sport berdeltabox dan ber-upsidedown hadir dengan berat di bawah 90 kg?</p>
<p>Terlepas dari pengandaian ini, yang penting diingat kembali. bahwa semua kelebihan itu hanya tinggal kenangan jika yang hadir di pasar adalah versi Viper yang sangat standar. Jok, lampu depan, upsidedown, hingga pernik-pernik seperti jenis knalpot, speedometer, dan finishing tangki akan beda. Mungkin saja kontroversi yang beredar selama ini memang sengaja digulirkan YMKI selaku ATPM untuk mengetahui selera pasar dan mencari definisi model yang lebih tepat. Dan, semoga saja nasibnya, dari sisi tampilan maupun penjualan, sebaik MX 135 dan bukan seperti Thunder 125!</p>
<p><strong>Spesifikasi Viper (Tentatif):</strong></p>
<p>Type : air cooled 4 stroke SOHC<br />
Bore X Stroke : 54 X 54<br />
Transmission : Constant mess 5 speed<br />
Front suspension : telescopic Fork<br />
Rear Suspension : Swing Arm<br />
Front Brake : Hidrolik single disc brake<br />
Rear Brake : Drum Brake<br />
Front tire : 70/100-19 42M<br />
Rear Tire : 90/100-16 52M<br />
Over all dimension : 1885 mm X 795 mm x 1085 mm<br />
Seat Height : 805 mm<br />
Wheel base : 1270 mm<br />
Minimum Ground Clerance : 295 mm<br />
Fuel capacity : 6.6 Gallons<br />
Dry Weight : 84 Kg</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=280107072602&amp;hal=detnews">http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=280107072602&amp;hal=detnews</a></p>
<p class="MsoNormal">
<h2><span style="font-size:12pt;">Selamat Tinggal Motor Sport Klasik !!</span></h2>
<p class="MsoNormal">Minggu, 28 Januari 2007 07:26</p>
<p class="MsoNormal"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;   --><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME%7E1/ilham/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image004.jpg" border="0" alt="" width="300" height="256" /><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal">Hadirnya model The New CBR 125 versi Eropa untuk tahun 2007 agaknya menjadi farewell untuk seluruh jajaran motor sport kasik yang umumnya bisa disebut bermodel 90-an. Dengan catatan, model The New CBR terbaru ini sudah diadopsi pada dan dan dipasarkan oleh Honda CBR yang beredar di Indonesia.</p>
<p>Model 90-an sebelumnya memang mengacu pada desain bodi motor sport secara keseluruhan, namun terutama pada aspek fairing. Jamak pada model 90-an adalah fairing yang landai alias kurang runcing, juga bentuk yang lumayan kaku. <span>Pada sektor buntut, terutama ditandai pada model kotak dan model yang kurang nungging. Tidak kalah pentingnya, dimensi model 90-an terlalu slim alias posturnya kurang besar.</span></p>
<p><strong>Suzuki RGR/RGV 150–&gt;FXR 150</strong></p>
<p>Satu per satu model 90-an ini tumbang. Masih terang dalam benak kita, RG 150 yang setelah sia-sia membenahi sektor desain fairing akhirnya digantikan oleh FXR 150 pada tahun 2000. Andalan lawas Suzuki tersebut, baik seri RGR yang beredar resmi di Indonesia maupun RGV yang banyak di negeri jiran dan Eropa, harus tunduk pada kemolekan desain baru FXR.</p>
<p>Bukan saja berganti mesin dari 2 tak ke 4 tak, desain FXR juga mencerminkan nuansa moge baru. Tudung fairing memadukan mata kucing yang bergaris tajam dan model fairing yang meruncing dan lumayan lebar. Di tambah buntut dan dimensi tanki yang bermodel kobra, nuansa sport motor ini pun sudah merambah trend baru tahun 2000-an secara lebih mantap. Namun sayang, Suzuki Indomobil Roda Dua harus menghentikan penjualan. Suzuki Malaysia selaku produsen kesulitan likuiditas, dan akhirnya pasokan terhenti. Padahal pada tahun-tahun awal penjualan produk ini, pemesan harus inden 3-6 bulan untuk memperolehnya.</p>
<p><strong>Kawasaki Ninja R/R–&gt;KRR 150</strong></p>
<p>Di kubu Kawasaki, muncul Ninja ZX 150RR atau yang lebih kondang di negeri ini dengan nama Ninja ZX KRR. Desainnya mengubur segala kekurangan proporsi pada ninja model R yang tampil naked. Bahkan model KRR pun menyempurnakan sekaligus mengantikan Ninja RR yang di Thailand (disebut Viktor dan KRR SSR) terbit dengan desain fairing yang masih bermodel landai dan langsing. Apalagi KRR mengganti pula sasis model cradel box pada versi RR dan R(S) dengan turbular yang memikat.</p>
<p>Tinggal balut dengan fairing ala ZX lengkap dengan dua lubang intake pendingin di kiri kanan single head lamp yang lumayan lebar, karakter sport sejati tersembul. Tak lupa kawasaki menyertakan jok susun meskipun model buntut dan bodi samping kiri-kanan sebenarnya masih terlalu sederhana. Ada kemungkinan pada awalnya jok memang tidak dimaksukan untuk bersusun. Namun tak ada yang memungkiri bahwa model KRR ini sangat kompak dan proporsional secara keseluruhan.</p>
<p><strong>Honda NSR/CBR 150–&gt;New CBR 150</strong></p>
<p>Bagaimana dengan Honda? Hingga tahun 2000-an anda mungkin cuma akrab dengan NSR. <span>Maklum pihak AHM selaku ATPM Honda di Indonesia sangat konservatif terhadap produk dan pasar. Padahal modelnya begitu culun. Juga tak jauh beda dengan dengan baju ninja RR atau RGR. Masih mending berbagai varian NSR RR dan SP yang dipasok para importir umum (IU). Lumayan lebar dan besar, meskipun masih kurang manis di sektor fairing dan buntut.</span></p>
<p>Belakangan CBR150 masuk sejak tahun 2003. Namun sayang sangat model cungkring ala 90-an masih tak lepas juga. Namun sejak diluncurkannya model baru The New CBR 125 versi Eropa untuk tahun 2007, Honda Thailand pasti sudah kepanasan. Jika baju The New CBR tersebut dipasangkan di sasis dan mesin lama CBR 150 yang banyak beredar di Asia, pastinya jauh lebih memukau. Bagi yang sudah tidak sabar, bisa saja diam-diam memesan paket dress up ini dari Eropa. Anda akan kepincut oleh kolaborasi mesin, sasis, dan bodi yang luar biasa ini. Bisa saja akan menjadi senjata Honda di kawasan Asia. Bahkan ada rumor di kalangan biker bahwa pihak AHM selaku ATPM Honda di Indonesia sedang menjodohkan mesin CBR 150 DOHC dari Thailand ini dengan bodi CBR 125 yang di kawasan Eropa hanya menganut sistem SOHC. Hmm, siapa tahu bukan?</p>
<p><strong>Yamaha RZR 150–&gt;TZM 150</strong></p>
<p>Bagaimana dengan Yamaha? Setelah seri RZR yang bermodel sangat lawas berakhir, YMKI selaku ATPM Yamaha sebenarnya memasok secara CBU seri TZM 150 yang juga dijual untuk pasar Malaysia. Sayang cuma berlangsung sekitar 3 tahun. Nasibnya sama dengan FXR yang lebih mirip pengisi waktu luang demi menutup ketiadaan produk pada segmen ini. Faktor krisis moneter jadi alasan. Padahal model TZM ini lumayan cakep. Mirip betul dimensi dan fairingnya dengan NSR SP 250 atau malah Aprilia RS Katana yang kondang itu. Wajar saja, TZM adalah spekdown seri TZR yang berspek balap itu.</p>
<p>Namun cukup disayangkan Yamaha hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda akan memasukkan model sport tulen. Alih-alih malah yang akan terbit Yamaha Viper 150 yang bernuansa naked. Padahal coba saja Viper diberi baju The New TZR 50/150, pasti semua mata akan terbelalak dan bukan tidak mungkin merajai penjualan kelas sport tulen.</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span><a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=230107021657&amp;hal=detnews">http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=230107021657&amp;hal=detnews</a></span></p>
<h2><span style="font-size:12pt;">Modifikasi Motor: Pakai Limbah atau Aftermarket?</span></h2>
<p class="MsoNormal"><span>Selasa, 23 Januari 2007 14:16</span></p>
<p class="MsoNormal"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;   --><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME%7E1/ilham/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image005.jpg" border="0" alt="" width="300" height="196" /><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><span>Modifikasi yang sering disingkat para bikers dengan istilah modif, sejatinya dilakukan untuk meningkatkan performa dan tampilan. Biar lebih manis dan lebih fungsional. Hanya saja, kadang kita bingung modif mulai dari mana, dengan apa, di mana?</span></p>
<p>Bagi banyak orang modif dimulai dari tampilan. Sengaja demikian karena lebih mudah terlihat. Istilahnya agar tampil beda. Tampilan tersebut menyangkut bodi, sasis, stang, maupun ajrutan (kaki-kaki). Bodi bisa dicat-ulang agar lebih manis. Klir disesuaikan atau diberi sentuhan finishing yang lebih semarak. Bagi sebagian lagi, dimulai dari mesin dan sasis. Gunanya untuk meningkatkan kecepatan sekaligus memperbaiki pengendalian (handling).</p>
<p>Pertanyaan selanjutnya, dengan apa modif dilakukan. Apakah perlu menggunakan libah motor gede (moge) ataukah cukup menggunakan perangkat aftermarket?</p>
<p>Kebanyakan pemula modifikasi memulainya dari barang-barang yang tersedia dipasar yang disebut aftermarket. Di samping lebih murah, juga lebih mudah didapatkan. Tak kalah pentingnya gampang dicicil satu persatu.</p>
<p>Dalam kasus Indonesia, barang-barang aftermarket berkualitas masih relatif sulit ditemukan. Rata-rata barang yang ada di pasaran berasal dari Thailand dan China. Dengan modal meniru berbagai komponen versi motor buatan Jepang atau Italia yang lebih bermutu, pasar modifikasi kita dibanjiri berbagai perangkat pemanis motor.</p>
<p>Di negara seperti Thailand, hampir seluruh modifikasi didasarkan pada barang aftermarket. Demikian pula halnya di Eropa dan Amerika Serikat. Pertumbuhan industri manufaktur otomotif sudah sedemikian pesat sehingga hampir setiap tipe motor yang baru juga disertai versi upgrade modifikasinya. Di samping itu kultur industri otomotif di negara-negara tersebut membuat orang lebih nyaman dan cepat untuk memasang perangkat aftermarket yang tersedia di mana-mana daripada harus berburu limbah dan menunggu modifikasi selesai.</p>
<p>Bagi yang tidak puas dengan barang aftermarket sehingga ingin memodifikasi secara ekstrim, kebanyakan bikers berusaha mengaplikasikan limbah moge di besutannya. Keuntungan aplikasi perangkat moge, seperti garpu sok depan, swing arm dan sok set, hingga body set, memberikan tampilan lebih kekar dan stylish. Bahkan tidak jarang, limbah memberi keuntungan lebih dari sisi kekuatan dan kenyamanan.</p>
<p>Banyak limbah yang tersedia di pasaran saat ini untuk diaplikasi pada motor-motor sport turing seperti Tiger, Scorpio, atau Thunder. Yang sedang banyak dipasaran adalah limbah Aprilia rs 125, Cagiva Mito, Honda NSR Hornet, Suzuki GSXR 400, Honda CBR 400, dan Yamaha TZR. Total biaya untuk menebus limbah saja rata-rata dibutuhkan 5-7 juta. Dengan memasukkan unsur pemasangan, setting dan balancing ulang, serta ongkos pernak-pernik untuk merapikan modifikasi, maka biaya modifikasi dengan limbah bisa membengkak menjadi 7-10 juta.</p>
<p>Jika butuh yang lebih berkelas bisa juga mengorder limbah Aprilia RS 250, Honda RVF/VFR, bahkan Ducati versi Massimo Tamburini. Biaya pembelian limbahnya saja bisa mencapai 12-15 juta. Tambahkan ongkos pasang/setting dan pengrapian di sana-sini. Total biaya bisa mencapai 15-17 juta. Hanya saja limbah jenis ini harus diorder khusus karena tidak banyak tersedia dipasaran.</p>
<p><span>Menyangkut tempat modifikasi sangat bergantung pada komponen yang digunakan. Biasanya modifikasi barang aftermarket bisa dilakukan oleh montir semi profesional di bengkel-bengkel asesori motor. Ini mengingat barang aftermarket biasanya sejak awal dimanufaktur sesuai setting standar motor yang beredar dipasar dan bisa langsung pasang alias bolt-on.</span></p>
<p>Sebaliknya untuk pemakaian limbah moge, hampir dipastikan harus dilakukan dibengkel/workshop modifikasi. Sebab setiap limbah memiliki karakteristik yang belum tentu langsung padu dengan motor yang ingin dimodif. Karena itu, modif limbah lebih banyak memasukkan unsur kreasi seni bersama-sama dengan kemampuan mekanis sang modifikator.<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span><a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=240107075333&amp;hal=detnews">http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=240107075333&amp;hal=detnews</a></span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<h2><span style="font-size:12pt;">Belajar Modifikasi: Apa yang Harus Anda Siapkan!?</span></h2>
<p class="MsoNormal">Rabu, 24 Januari 2007 07:53</p>
<p class="MsoNormal"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;   --><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME%7E1/ilham/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image006.jpg" border="0" alt="" width="300" height="225" /><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal">Modifikasi adalah soal hasrat. Soal libido! Bagi yang sudah kesemsem sebuah model, baiknya disalurkan. Ga ada yang salah sampai di sana. Ditahan-tahan malah bahaya. Masalahnya sekarang adalah menyalurkannya di mana. <span>Seperti halnya libido seksual, hasrat modif harus melalui perhitungan yang matang dan perencanaan yang baik.</span></p>
<p>Lalu apa yang perlu disiapkan seorang biker yang ingin motornya didandani?</p>
<p>Tujuan. Modifikasi harus punya tujuan khusus yang spesifik. Jika tidak nantinya cepat berubah pikiran yang berarti bisa menguras kocek. Bagi yang punya dana banyak dan suka persaingan, bolehlah membidik kontes. Bagi yang sekedar hobi biasa tujuannya cukup untuk mempercantik. Namanya modif harian, atau fungsional.</p>
<p>Corak. Pilih coraknya yang jelas, sport, kinclong, streefighter dst. Sebaiknya menyesuaikan aja dengan basis motor. Kalo punya dana lebih, beli motor yg pas. Misalnya tiger lebih cocok untuk streetfighter atau supermoto. Kalo dana berlebih, barulah bidik gaya ekstrim lainnya seperti operasi kelamin menjadi modif sport dan sport ekstrim.</p>
<p>Modifikator. Pilihlah modifikator yang baik. Nama modifikator adalah jaminan, bukan? Mungkin saja agak sedikit mahal, tapi jika ada masalah ada jaminan. Jaminan ini menyangkut dua hal. Pra dan pasca serah terima: pra itu menyangkut finishing. Yg mahir pastilah lebih halus dengan waktu yang lebih cepat. Kalaupun lebih lambat biasanya karena konsep belum disepakati (ide sering berubah-ubah karena anda banyak keinginan), lagi antri (maksa masukin motor padahal lagi padat kerjaan), atau minta model yang sama sekali baru.</p>
<p><span>Mental dan dana. Kawan-kawan saya biasanya menyarankan begini: “Utarakan maksud anda, corak dan gaya yang diinginkan (konsep). Lalu minta konsep pembanding dari modifikatornya. Tanyakan segala kemungkinan: konsekuensinya secara teknis, dana, waktu. Segalanya saling berpengaruh. Jangan kecewa jika ada aspek yg kurang sip hanya satu faktor saja. Diskusikan saja agar bisa diperbaiki dan jika mungkin tanpa dana tambahan. Minta juga agar dapat sedikit prioritas untuk penyempurnaan. Hanya dengan cara ini anda akan merasa nyaman dengan uang yang dikeluarkan dan waktu yang dipakai (dan terbuang).</span></p>
<p>Alternatif. Anda bisa mencoba modifikasi sendiri, meskipun tidak disarankan bagi pemula. Mengapa karena melakukan sendiri bisa mendatangkan rasa frustrasi. Di samping capek, belum tentu memuaskan. Kata Kumis, “serahkan kepada kami, kalian cari duit saja”. Terima beres!!!! Pengalaman saya, modif sendiri memang bisa lebih cepat, karena tidak antri. Bisa juga lebih murah karena bahan baku bisa kita hitung sendiri. Tapi yakinlah bahwa bedanya antara 10-20% saja. Malah jika anda salah perhitungan, akan membengkak menjadi lebih mahal dari biaya untuk modif yang dilakukan oleh modifikator tulen. Hanya bagi yg sudah kuat mental karena udah sering modif atau karena punya jiwa petualang saja (yg suka mencoba hal-hal baru) yang lebih tepat melakukan hal ini.</p>
<p>Batas dan step. Pilih batasan yang baik dalam modif beserta stepnya. Jika dana anda berlebih dan kosep matang, silahkan rombak dari ujung ban depan hingga ujung buntut spakboard. All in one. Namun sebaiknya belajarlah untuk melakukannya secara bertahap. Buat batasannya. Bulan atau tahun ini mau rombak kaki-kaki, lalu bulan atau tahun depan apanya lagi. Sebaiknya jika ada dana kelengkapan modif kaki-kaki disiapkan untuk satu set full. Lebih murah pembelian bahan dan pengesetan. Baru kemudian berfikir soal bodi. Setidaknya ada dua atau tiga tahap. Jika dana mencukupi barulah diberi finising di mana-mana. Soal cat, kit-kit tambahan, dst. Sembari membenahi aspek yang belum nyaman atau aman. Ini tahap ketika. Usahakan jangan modif tambal sulam, meskipun ini sangat sulit dihindari.</p>
<p><span>Setelah semua itu terpenuhi, jangan lupa berbagi dengan teman-teman lain, pra-pasca modifikasi. </span>Yakinlah anda tak sendiri. Itu akan sangat membantu!</p>
<p>Just try it all with a simple plan.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><a href="http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=180107034124&amp;hal=detnews">http://www.indonesianracing.com/index1.php?id=180107034124&amp;hal=detnews</a></p>
<h2><span style="font-size:12pt;">Evoluzione II Cagiva Mito Serasa Balap GP</span></h2>
<p class="MsoNormal">Kamis, 18 Januari 2007 03:41</p>
<p class="MsoNormal"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;   --><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME%7E1/ilham/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image007.jpg" border="0" alt="" width="143" height="107" /><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal">Inilah salah satu edisi Evoluzione II Cagiva Mito lansiran 2005. <span>Seperti Aprilia RS 125 yang sama-sama produk Italia, Mito juga menyandang mesin 125cc 2 tak. Setidaknya hingga tahun 2006 sebelum digantikan dengan Mito 2007 bermesin 500cc 4 tak.</span></p>
<p>Yang patut dikagumi dari Italian bike ini adalah desainnya yang manis. Jika anda penggemar Ducati, anda pasti melihat kemiripan antara Mito dan Ducati Monoposito 916 yang sangat legendaris. Tak heran karena memang desainernya sama, Massimo Tamburini. Pada saat itu pula Cagiva dan Ducati masih satu atap. Tidak salah jika para bikers menyebut Mito sebagai Baby Ducati.</p>
<p>Eksekusi desain Mito juga rapi jali. Oli samping dan air radiator terletak di bawah tangki bensin. Sedikit beda dengan Aprilia RS 125 yang di kiri kanan fairing sehingga boleh dibilang fairing motor ini sangat rapat. Tak ada celah sedikit pun.</p>
<p>Dari sisi tenaga mesin, lumayanlah. Layaknya RS 125, Mito sangat garang di gigi 3 ke atas.</p>
<p>Kelebihan lain adalah pada distribusi tempratur mesin. Suhu mesinnya lumayan kompromi dibandingkan Aprilia RS 125. Sebagai informasi, suhu ideal motor-motorsport ada di antara 70-80 derajat. Jika menyentuh angka 100 derajat, bersiaplah untuk berhenti. Atau, cari jalur yang sepi sehingga bisa memacunya dengan baik dan pendinginan radiator bisa maksimal.</p>
<p>Konsumsi bahan bakar Mito juga lumayan baik. Untuk pemakaian luar kota seperti Bandung-Jakarta hanya minum 7 liter-an Pertamax. KatakanlahJakarta-Bandung 150 km dari rumah, silahkan hitung sendiri konsumsi BBM-nya. Untuk dalam kota, sangat relatif, tapi tak jauh beda dengan Ninja KRR seangkatannya.</p>
<p>Secara umum pengendalian Mito dan RS 125 sama saja. Gaya supersport ringan yang enak dipakai pada kecepatan tinggi dan berat di kecepatan rendah. Hanya saja Mito sedikit lebih lincah meliuk-liuk. Mungkin karena bobotnya yang lebih ringan dan dimensinya yang sedikit lebih langsing.</p>
<p>Kekurangan Mito tampaknya hanya pada segi kelistrikan. Seperti keluhan banyak orang, akinya sangat gampang soak. Memakainya sehari-hari tidak cukup. Beberapa pemilik biasanya menyediakan charger di rumah yang sewaktu-waktu dipakai. Tapi jika tiba-tiba ditengah jalan stater elektrik motor ini ngadat karena aki soak, cukup dorong pelan saja dan mesin segera menyala. Sangat ringan dan gampang dinyalakan. Ya kurang lebih sama gampangnya dengan menyalakan motor balap 2 tak lainnya.</p>
<p>Last but not least, komplain yang hingga kini tak teratasi cuma soal gigi netral yang sulit ketika motor idle. Karena memang motor dirancang untuk balap!</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">…………</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ilhamsaenong.wordpress.com/46/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ilhamsaenong.wordpress.com/46/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilhamsaenong.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilhamsaenong.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilhamsaenong.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilhamsaenong.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilhamsaenong.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilhamsaenong.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilhamsaenong.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilhamsaenong.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilhamsaenong.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilhamsaenong.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilhamsaenong.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilhamsaenong.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilhamsaenong.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilhamsaenong.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilhamsaenong.wordpress.com&amp;blog=633471&amp;post=46&amp;subd=ilhamsaenong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/02/07/tulisan-tulisan-kafemotor-yang-dijiplak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14f3771885faa2708dbbf7cd1e17fb00?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ilham</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kafemotor.files.wordpress.com/2007/01/header-kafemotor.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://kafemotor.files.wordpress.com/2007/02/all-new-suzuki-250a.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Stop Ngurus Statistik, Yyyyyuuuuuuuuk!</title>
		<link>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/28/stop-ngurus-statistik-yuuuuuuuuk/</link>
		<comments>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/28/stop-ngurus-statistik-yuuuuuuuuk/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Jan 2007 15:21:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interupsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/28/stop-ngurus-statistik-yuuuuuuuuk/</guid>
		<description><![CDATA[Saya tidak ingin munafik. Jujur saja saya masih sering, sangat sering malah, nengak-nengok perkembangan statistik, terutama di KafeMotor. Tak bisa dipungkiri jika statistik itu menghibur. Namun saya juga berusaha mengingat bahwa halaman statistik itu memang berguna untuk analisa tren pembaca blog. Ya, itu penting bagi blog motor yang isunya sangat spesifik. Ya tau sendirilah, yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilhamsaenong.wordpress.com&amp;blog=633471&amp;post=45&amp;subd=ilhamsaenong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-45"></span><span><strong>Saya tidak ingin munafik.</strong> Jujur saja saya masih sering, sangat sering malah, nengak-nengok perkembangan statistik, terutama di <a href="http://kafemotor.wordpress.com/">KafeMotor</a>. Tak bisa dipungkiri jika statistik itu menghibur. Namun saya juga berusaha mengingat bahwa halaman statistik itu memang berguna untuk analisa tren pembaca blog. Ya, itu penting bagi blog motor yang isunya sangat spesifik. Ya tau sendirilah, yang ngeklik biasanya pengunjung ”normal” alias not blogger.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sampai di situ tak ada masalah. Lalu beberapa saat lalu, saya temukan kiriman selamat karena hari itu kebetulan KafeMotor bertengger di posisi pertama. Belum hilang rasa suprise saya, rupanya sekarang ada pula </span><a href="http://roffigrandiosa.wordpress.com/2007/01/25/berita-klasemen-liga-utama-bloggers-wordpress-indonesia/#comment-303" target="_blank"><span>Liga Utama Bloggers WP</span></a><span>. Lucu sekaligus menggelikan.</span><!--more--><span> Saya berusaha menahan diri untuk tidak ikut komen. Apalagi belum tentu bertahan di puncak besok, dan besoknya. {Padahal awalnya pengen ngocol juga sih}.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Kemudian saya teringat beberapa posting yang sempat saya lihat sepintas. Kira-kira semua membahas soal dunia blog, lengkap isu dan aktornya. {Bener-bener kyk dunia infotainment aja}. Lagi-lagi dasar seorang pemula, saya pikir tak banyak urusan. </span>I’m not celeblogger nor real blogger! Saya dasarnya cuma mau bagi-bagi pengalaman ke orang yang punya minat sama. Apalagi blog resmi saya, <em><strong>ilhamsaenong</strong></em> ini nih, yang minatnya lebih umum belum jalan maksimal. Jadi saya tetap fokus menulis untuk sasaran pembaca spesifik yang ingin info alternatif soal dunia motor dan modifikasi&#8230;</p>
<p class="MsoNormal">Jika mau jujur, saya malu dan takut. Malu karena sebelum ke WP, saya sudah membaca tulisan <a href="http://nofieiman.com/2005/09/beberapa-kesalahan-blogger-pemula/">Nofie Iman</a> tentang “<a href="http://http/ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/27/kesalahan-blogger-pemula-ikhtisar-dari-nofie-iman/">Beberapa Kesalahan Blogger Pemula</a>” yang saya ringkas di posting sebelumnya. <span>Juga takut kalau-kalau ego akan mengendarai jiwa bebas saya (maklum biker anti kemapanan <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> ). Nanti malah rambu-rambu yang susah payah saya tetapkan untuk memandu kelola blog ini jadi luntur. Betapa tidak, orang selemah saya bisa saja terseret ke lembah manipulasi kunjungan hanya untuk menaikkan traffic which is bagi sebagian orang bukanlah hal sulit. {Meskipun cuma sempet kebagian urusan konten di beberapa situs komersil, toh saya tahu dikit-dikitlah cara-cara melipatgandakan kunjungan ke sebuah situs secara manipulatif}.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sembari belajar operasional blogging dan WP, saya akhirnya tahu ada pula cara legal dan lebih terpuji untuk menaikkan traffic blogging, seperti tips-tips di </span><a href="http://dinosjournal.wordpress.com/"></a><span></span><a href="http://daniiswara.wordpress.com/2007/01/24/pemburu-page-ranking-seo-dan-kualitas/"><span>Pemburu Page Ranking, SEO, dan Kualitas</span></a><span>-nya Mas Dani Iswara. Mungkin ini banyak ditempuh blogger WP yang lain. Tapi jangan kebablasan, misalkan dengan numpang tenar blog yang lain dengan membahas berlebih seperti &#8220;diprotes” </span><a href="http://wadehel.wordpress.com/2007/01/16/ternyata-saya-dimanfaatkan-untuk-nambah-traffic/"><span>Wadehel</span></a><span> atau disindir yang lain-lain. Jangan juga mengirim undangan yang membabi-buta tidak karuan seperti pernah saya protes secara terbuka via postingan khusus di blog saya. {Udah saya hapus jee, orangnya udah saya maafin kok <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> }.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Tentu hakikat blogging adalah komunikasi interpersonal via dunia maya yang cenderung impersonal. Ada baiknya banyak nulis atau bersilaturrahmi jika memang mengejar statistik. Pakai cara-cara legal itu penting karena menghidupkan esensi komunitas maya dalam dunia impersonal tersebut. Sebaliknya, cara ilegal justru naif karena akan membodohi dunia yang hiperreal yang sebenarnya merupakan pembodohan diri sendiri. Toh kita memerlukan respons yang otentik terhadap isi blog kita. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sambil memikirkan masalah di atas, sesekali saya iseng membandingkan hasil tertinggi setiap judul posting KafeMotor yang ditampilkan botd.WP dengan peringkat posting tersebut dalam keseluruhan posting blog saya dalam waktu hari itu, 7 hari, dan 30 hari. Mencengangkan! Bukan saja sering kali jumlahnya tidak tepat secara matematis, tapi juga juga urutannya tidak benar. Bayangkan posting yang dalam seminggu meraih 200 klik, kok dalam 30 hari cuma 175 klik. Atau, peringkat judul tertentu dari posting tertinggi saya di botd.WP hari itu per 6, 12, 24 jam, kok malah di halaman statistik saya cuma peringakat 4 di hari yang sama. Aneh!? </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Jadi masih penting kah ngurus statistik blog? Alih-alih, seberapa penting ngurus statistik blog orang lain? Dus, kira-kira sepenting apa membincangkan ”dunia selebogging”? Kabuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuur&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ilhamsaenong.wordpress.com/45/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ilhamsaenong.wordpress.com/45/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilhamsaenong.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilhamsaenong.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilhamsaenong.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilhamsaenong.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilhamsaenong.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilhamsaenong.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilhamsaenong.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilhamsaenong.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilhamsaenong.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilhamsaenong.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilhamsaenong.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilhamsaenong.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilhamsaenong.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilhamsaenong.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilhamsaenong.wordpress.com&amp;blog=633471&amp;post=45&amp;subd=ilhamsaenong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/28/stop-ngurus-statistik-yuuuuuuuuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14f3771885faa2708dbbf7cd1e17fb00?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ilham</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>8 Kesalahan Blogger Pemula!!!</title>
		<link>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/27/kesalahan-blogger-pemula-ikhtisar-dari-nofie-iman/</link>
		<comments>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/27/kesalahan-blogger-pemula-ikhtisar-dari-nofie-iman/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Jan 2007 19:58:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interupsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/27/kesalahan-blogger-pemula-ikhtisar-dari-nofie-iman/</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini merupakan ringkasan atas posting Nofie Iman tentang sejumlah kesalahan yang sering dilakukan para blogger pemula. Saya terdorong untuk ngeblog rada serius di WP salah satunya oleh tulisan itu. Memang di sana-sini saya potong atau tambah (sedikit), tanpa mengubah substansi, agar lebih nyaman dan cepat saji. Semoga bermanfaat bagi semua, termasuk saya yang juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilhamsaenong.wordpress.com&amp;blog=633471&amp;post=40&amp;subd=ilhamsaenong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span id="more-40"></span>Tulisan i<span>ni merupakan ringkasan atas posting <a href="http://nofieiman.com/2005/09/beberapa-kesalahan-blogger-pemula/">Nofie Iman</a> tentang sejumlah kesalahan yang sering dilakukan para blogger pemula. Saya terdorong untuk ngeblog rada serius di WP salah satunya oleh tulisan itu. Memang di sana-sini saya potong atau tambah (sedikit), tanpa mengubah substansi, agar lebih nyaman dan cepat saji. </span><span>Semoga bermanfaat bagi semua, termasuk saya yang juga pemula! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
</span></p>
<p><strong>Kesalahan 1: Launching sebelum ada theme yang jelas</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;">Kebanyakan blogging tools dalam berbagai layanan blog seperti di WP menawarkan theme default. <span>Lazimnya seorang pemula, mereka tetap bertahan pada theme tersebut selama beberapa waktu. Namun jika benar-benar serius ingin membuat blog dengan </span><span>pembaca yang loyal, maka sudah sepantasnya Anda membuat theme tersendiri. </span><span>Memang benar, urusan theme teknis sekali. Tapi setidaknya, cobalah cari theme yang unik. Lakukan modifikasi, walaupun hanya ala kadarnya. Yang penting, modifikasi tersebut sudah cukup membedakan blog Anda dari blog-blog lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span><strong>Kesalahan 2: Unregularly posting</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span>Ketika Anda memutuskan membuat sebuah blog, berarti Anda berkomitmen untuk mengisinya secara periodik. Memang benar bahwa disiplin adalah sikap yang agak sulit dipertahankan. Entah karena keterbatasan waktu, kelupaan, atau alasan lain</span><span> yang bisa saja muncul. Padahal, 500 kata atau 2-3 link yang menarik saja sudah cukup dituangkan dalam sebuah posting. Memelihara blog sama halnya dengan memelihara hewan atau tumbuhan peliharaan. It’s okay, ketika Anda sekali waktu lupa memberinya makan. Tetapi, jika hal itu terus-terusan Anda lakukan, tahu sendiri kan akibatnya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span><strong>Kesalahan 3: Obsesi berlebihan pada komentar, trackback, dan statistik</strong></span></p>
<p><span>Jangan beranggapan bahwa sebuah posting belum ada artinya kalau belum diberi komentar atau ditrackback dari blog/website lain. Pada awal-awal masa blogging, pemula sering mengecek komentar (via RSS) setiap satu-dua jam sekali (dulu ada Awstats dan Webalizer untuk melihat trafik, keyword yang mengacu pada blog). Sekarang lebih gampang lagi karena ada fasilitas itu di WP. </span>Tapi itu justru sia-sia. Sepanjang Anda mempunyai tulisan yang baik, format yang enak dibaca, dan visi atau sasaran yang jelas, pengunjung akan datang dengan sendirinya. Percayalah, obsesi berlebihan pada komentar, trackback, atau statistik, hanya akan membuahkan depresi pada diri Anda.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span><strong>Kesalahan 4: Obsesi berlebihan pada fitur</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span>Blogger pemula cenderung obsesif pada fitur-fitur yang sebetulnya belum terlalu diperlukan. </span>Sebut saja blogshares, blogsnob, Amazon wishlist, flickr, del.icio.us, podcasting, Google Adsense, dan masih banyak lagi. <span>Padahal lebih baik mengutamakan fitur yang standar. </span>Sindikasi Atom/RSS/RDF mungkin sudah menjadi kebutuhan primer saat ini. <span>Tapi lebih dari itu, pengunjung mungkin saja mencari informasi yang unik dan orisinil. Sah-sah saja Anda menambahkan fitur ini-itu di dalam blog Anda. Tapi sebelumnya, pastikan bahwa mereka memang membutuhkannya, atau setidaknya, mereka tidak merasa terganggu dengan itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span><strong>Kesalahan 5: Mana yang penting dan mana yang tidak penting</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span>Banyak blogger pemula, terutama remaja, yang memposting hal-hal remeh seperti berapa kali mereka bersin dalam satu hari, seberapa banyak gebetan mereka ngontak setiap harinya, bagaimana guru mereka begitu menyebalkan hari itu, dan hal-hal yang sama sekali tidak esensial lainnya. Memang benar bahwa blog serupa dengan online diary. Tapi mohon bedakan antara hal-hal yang harus ditulis di dalam blog dan hal-hal yang cukup ditulis dalam diary pribadi saja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span><strong>Kesalahan 6: Copy-paste yang pasrah</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span>Blankspot tidak hanya terjadi dalam hal telekomunikasi saja. Kadang kepala kepala seorang blogger terasa begitu kosong sehingga sama sekali tidak ada inspirasi untuk menulis. Namun, kalaupun terpaksa melakukan copy-paste, ingatlah selalu untuk mencantumkan sumber aslinya, jangan dijiplak mentah-mentah begitu saja, dan lebih bagus lagi jika setidaknya ada satu-dua kalimat yang berisi komentar atau tanggapan unik dari Anda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span><strong>Kesalahan 7: Ambisi yang berlebihan</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span>Beberapa blogger pemula, terkadang berharap agar bisa segera mencapai ketenaran di dunia blogging dalam sekejap. Jelas saja hal itu adalah sesuatu yang mustahil. Bahkan penulis buku/novel best-seller saja hanya menulis satu-dua paragraf per hari, kemudian meninggalkannya untuk melakukan aktivitas lain, dan menyelesaikannya secara bertahap di lain waktu. Dalam dunia blogging, ketenaran tidak diperoleh dalam satu hari. Kalau Anda menginginkan ketenaran itu, lakukan saja dengan sabar. Tentukan target yang realistis dan masuk akal. Jangan egois. Lakukan blogwalking dan tinggalkan komentar yang cukup bermutu di blog lain. Balas dengan baik email atau komentar yang masuk ke blog Anda. Toh, Roma juga tidak dibangun dalam sehari semalam, bukan?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span><strong>Kesalahan 8: Alamat URL yang tak pernah berhenti berlari</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><span>Mungkin ini sudah kurang relevan saat ini. Tapi jaman dulu, sangatlah sulit (dan mahal) untuk mendapatkan domain dan hosting yang cukup reliable. Solusinya, fasilitas hosting gratisan menjadi jawaban. Sepintas, dari sisi biaya memang merupakan solusi praktis yang hemat biaya. </span>Tetapi, sadarlah bahwa there’s no free lunch. Satu demi satu fasilitas gratisan itu mulai berguguran. Mereka mulai membatasi bandwidth, fasilitas, menghapus akses FTP dan CGI, dan sebagian yang lain mulai memberlakukan biaya yang justru lebih tinggi. Akibatnya, harus sering-sering gonta-ganti alamat URL. Anda tentu juga sering merasa jengkel bukan ketika teman Anda sering berganti nomor sehingga ketika Anda membutuhkannya, sangat sulit bagi Anda untuk menghubunginya?</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;"><strong>Kesimpulannya, jangan terjebak </strong><strong>sensasi &#8220;rasa</strong><strong>” dalam dunia blogspots yang begitu maya ini!</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ilhamsaenong.wordpress.com/40/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ilhamsaenong.wordpress.com/40/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilhamsaenong.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilhamsaenong.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilhamsaenong.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilhamsaenong.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilhamsaenong.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilhamsaenong.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilhamsaenong.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilhamsaenong.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilhamsaenong.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilhamsaenong.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilhamsaenong.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilhamsaenong.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilhamsaenong.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilhamsaenong.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilhamsaenong.wordpress.com&amp;blog=633471&amp;post=40&amp;subd=ilhamsaenong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/27/kesalahan-blogger-pemula-ikhtisar-dari-nofie-iman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>107</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14f3771885faa2708dbbf7cd1e17fb00?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ilham</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Blog yang Ga Penting!</title>
		<link>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/15/blog-yang-ga-penting/</link>
		<comments>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/15/blog-yang-ga-penting/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jan 2007 05:36:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interupsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/15/blog-yang-ga-penting/</guid>
		<description><![CDATA[Jujur aja, blog ini masih versi beta. Beda dengan blog saya di KafeMotor yg udah launching (Hemmm)… Jadi &#8220;Blog yang ga Penting (bgt)!&#8221; Maklum saya masih cari-cari format. Sedang nimbang-nimbang nih. Ini jadi blog pribadi yg banyakan merenung dan curhatnya. Apa blog berita, biar jadi kekuatan informasi alternatif… Masih ditimbang-timbang. Juga lagi mikir-mikir pake bahasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilhamsaenong.wordpress.com&amp;blog=633471&amp;post=39&amp;subd=ilhamsaenong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> Jujur aja, blog ini masih versi beta. Beda dengan blog saya di <a href="http://kafemotor.wordpress.com/" target="_blank">KafeMotor</a> yg udah launching (Hemmm)… Jadi &#8220;Blog yang ga Penting (bgt)!&#8221; Maklum saya masih cari-cari format. Sedang nimbang-nimbang nih. Ini jadi blog pribadi yg banyakan merenung dan curhatnya. Apa blog berita, biar jadi kekuatan informasi alternatif… Masih ditimbang-timbang. Juga lagi mikir-mikir pake bahasa apa: Bahasa Inggris biar lebih luas jangkauan, ataukah tetap Bahasa Indonesia aja biar lebih penting?</p>
<p class="MsoNormal">Sebagai sebuah blog, tentu selera sangat pribadi. Kadang-kadang saya berpikir ada baiknya blog itu berisi berita, bukannya jadi situs catatan harian.<span id="more-39"></span> Tapi kadang pula saya berpikir sebaliknya. Ngapain pula repot-repot jadi penulis berita amatiran kalo segala berita udah tersedia oleh media massa utama dengan segala kekuatannya? Hah, media massa kita kan bego! Kemaren padsa gila soal Adam Air. Pembohongan publik tau! Tapi pemberitaan seperti apa? Jangan asal kutap-kutip aja bung!</p>
<p class="MsoNormal">Buat blog pikiran aja! Lebih orisinil dan santai. Hehehehe, nanti jadinya onani intelektual aja. Jiakakakakakakakakaka. Jadi, apa ada masukan?</p>
<p class="MsoNormal">PS. Sambil nunggu gw mikir, maen aja ke <a href="http://kafemotor.wordpress.com/" target="_blank">KafeMotor</a> yaq. Udah lebih rapi <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ilhamsaenong.wordpress.com/39/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ilhamsaenong.wordpress.com/39/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilhamsaenong.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilhamsaenong.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilhamsaenong.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilhamsaenong.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilhamsaenong.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilhamsaenong.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilhamsaenong.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilhamsaenong.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilhamsaenong.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilhamsaenong.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilhamsaenong.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilhamsaenong.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilhamsaenong.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilhamsaenong.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilhamsaenong.wordpress.com&amp;blog=633471&amp;post=39&amp;subd=ilhamsaenong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/15/blog-yang-ga-penting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14f3771885faa2708dbbf7cd1e17fb00?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ilham</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kala Amal Jadi Dosa</title>
		<link>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/11/kala-amal-jadi-dosa/</link>
		<comments>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/11/kala-amal-jadi-dosa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jan 2007 15:42:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosialita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/11/kala-amal-jadi-dosa/</guid>
		<description><![CDATA[Tidak percaya? Silahkan datang ke Aceh. Sejak 2 tahun lalu, “negeri” di ujung Barat Indonesia ini senantiasa dilanda musibah. Paling mutakhir banjir bandang yang menyerang 3 kabupaten di pedalaman Aceh. Jauh sebelumnya, konflik tiada henti antara pemerintah—baca militer—dengan gerakan rakyat di Aceh. DOM, Darurat Militer, atau berbagai operasi penumpasan pemberontakan sporadis di bumi rencong ini, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilhamsaenong.wordpress.com&amp;blog=633471&amp;post=36&amp;subd=ilhamsaenong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak percaya? Silahkan datang ke Aceh. Sejak 2 tahun lalu, “negeri” di ujung Barat Indonesia ini senantiasa dilanda musibah. Paling mutakhir banjir bandang yang menyerang 3 kabupaten di pedalaman Aceh. Jauh sebelumnya, konflik tiada henti antara pemerintah—baca militer—dengan gerakan rakyat di Aceh. DOM, Darurat Militer, atau berbagai operasi penumpasan pemberontakan sporadis di bumi rencong ini, tak kalah menghancurkannya.</p>
<p class="MsoNormal">Bicara soal bencana kemanusiaan di Aceh, mungkin banyak yang tutup mata dan telinga. Tapi tidak setelah Tsunami. <span id="more-36"></span>Seluruh dunia tersentak, dan bantuan berdatangan bagaikan air bah. Ya, sekuat dan semenggulung Tsunami yang memporak-porandakan bumi serambi Mekkah dan melahap tak kurang 200.000 penduduknya.</p>
<p class="MsoNormal">Saat itulah bantuan langsung sangat dibutuhkan. Bagi kita, saatnya beramal. Menurut agama-agama besar dunia, memberi pertolongan itu berpahala. Sedekah dalam bahasa Arabnya. Karitas dalam bahasa Inggrisnya. Namun apa yang terjadi kemudian. Saat air surut dan masyarakat mulai membangun diri dari sisa-sisa bencana, saat itulah virus baru menerjang.</p>
<p class="MsoNormal">Tsunami bantuan membuat masyarakat malas. Kerja padat karya membangun desa penting. Tapi dengan mengajari mereka bekerja upahan padahal mestinya menjadi gotong royong, hanya salah satu racun yang menghancurkan mentalitas warga. Itu pada level bawah (grassroots). Bagaimana dengan para elit kampung, pejabat, atau tokoh-tokoh yang kebetulan mempunya power dan jaringan? Setali dua uang. Racun itu adalah proyek. Segalanya dilihat dari kaca mata projek. Syukur-syukur jika bersih dari KKN. Tapi apa sih yang sekarang bisa bersih dari unsur-unsur itu kala hampir segala sesuatu terasa baru bagi semua orang. “Kalo bukan sekarang kapan lagi?” Aji mumpung style. Apa pula cara menghindarinya jika mereka tidak siap menolak hidangan yang tersaji rapi di depan. Ya, madu rasa racun, racun rasa madu!</p>
<p class="MsoNormal">Kini dua tahun setelah Tsunami, saya saksikan sendiri kehancuran sebuah masyarakat perlahan-lahan. Secara fisik, tentu sudah lebih baik. Apalagi dibanding 2 tahun lalu. Tapi tidak secara nilai. Kebudayaannya mengalami krisis pada berbagai tingkatan, pada sistem nilai masyakat hingga perilaku individunya.</p>
<p class="MsoNormal">Ternyata ini bukan yang pertama dalam sejarah manusia modern. Banyak masyarakat yang telah gagal menjalani fase pasca bencana. Seperti diutarakan seorang Hit Man kawakan di akhir hayatnya dalam karyanya “Bantuan yang Mematikan”. Buku ini adalah pertanggujawaban moralnya atas apa yang ia lakukan dan saksikan kala menjadi tenaga ahli sebuah lembaga dunia. Menurutnya, yang dilakukan banyak lembaga dunia, banyak negara maju, banyak donor pada akhirnya hanya menjadi candu masyarakat. Membunuh mereka secara perlahan-lahan dengan bantuan-bantuan. Alih-alih menjadikan mereka berdaya dan mandiri, bantuan semacam itu menjebloskan manusia-manusia dari negara-negara terbelakang ke dalam jurang ketergantungan. Dan anda pasti lebih tahu jika ketergantungan itulah yang menjadikan mereka komoditas yang tiada habisnya bagi negara yang lebih maju dan powerful.</p>
<p class="MsoNormal">Saat itulah amal hanya berakhir pada dirimu. Tak ada arti bagi manusia yang menerimanya. Malahan bisa<span>  </span>jadi dosa, karena sejauh yang bisa dilacak, kitalah yang menabur benihnya…</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ilhamsaenong.wordpress.com/36/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ilhamsaenong.wordpress.com/36/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilhamsaenong.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilhamsaenong.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilhamsaenong.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilhamsaenong.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilhamsaenong.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilhamsaenong.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilhamsaenong.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilhamsaenong.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilhamsaenong.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilhamsaenong.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilhamsaenong.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilhamsaenong.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilhamsaenong.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilhamsaenong.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilhamsaenong.wordpress.com&amp;blog=633471&amp;post=36&amp;subd=ilhamsaenong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/11/kala-amal-jadi-dosa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14f3771885faa2708dbbf7cd1e17fb00?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ilham</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Malam Tahun Baru di Aceh</title>
		<link>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/01/malam-id-yang-lebih-ramai-malam-baru/</link>
		<comments>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/01/malam-id-yang-lebih-ramai-malam-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jan 2007 07:29:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosialita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/01/malam-id-yang-lebih-ramai-malam-baru/</guid>
		<description><![CDATA[Tak banyak daerah di Indonesia yang mungkin lebih ramai Idul Qurbannya dibandingkan Idul Fitri dan Malam Baru. Tapi kejadian ini bener-bener terjadi di Aceh. Malam Idul Adha diwarnai pawai. Jalanan sepanjang kota Banda Aceh pun dipenuhi kendaraan terutama motor. Warga dewasa adan anak anak berkumpul dimasjid atau ikut rombongan pawai keagamaan (takbiran). Sementara remaja berkeliling [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilhamsaenong.wordpress.com&amp;blog=633471&amp;post=28&amp;subd=ilhamsaenong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span></span><span>Tak banyak daerah di Indonesia yang mungkin lebih ramai Idul Qurbannya dibandingkan Idul Fitri dan Malam Baru. Tapi kejadian ini bener-bener terjadi di Aceh. Malam Idul Adha diwarnai pawai. Jalanan sepanjang kota Banda Aceh pun dipenuhi kendaraan terutama motor. Warga dewasa adan anak anak berkumpul dimasjid atau ikut rombongan pawai keagamaan (takbiran). Sementara remaja berkeliling dengan motor.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span></span><span>Kota Banda Aceh lebih hidup malam itu. Padahal sebagian besar warga musiman yang umumnya pedagang sudah mudik. Tapi tetap saja sangat ramai. Esok malamnya juga ramai menjelang tahun baru 2007. Namun tidak seramai malam Idul Qurban sebelumnya. Bahkan menurut warga Aceh, Idul Fitri pun tak bisa mengalahkan keramaian malam dan hari raya Idul Adha.</span><span id="more-28"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sebaliknya dengan kota-kota lain bukan? Hampir seluruh daerah di negeri ini akan sangat meriah jika Idul Fitri datang. Sebab para warga kumpul semua di kampung halaman. Para rantau mudik selama beberapa hari, membawa perlengkapan, mobil, baju baru, dan juga cerita sukses mereka di kota. Jadilah hari itu sangat ramai, kecuali mungkin di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya yang sepi ditinggal mudik.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Tahun baru beda lagi. Sangat ramai karena muda-mudi keluar rumah di malam hari merayakan pergantian tahun. Jalan-jalan penuh sesak dan orang-orang berpesta. Minimal warga berkumpul doa bersama dengan makanan minuman yang cukup. Apalagi suasana di kota-kota besar, sangat semarak! </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Tapi di Aceh sangat berbeda. Daerah ini memang sangat unik. Daerah dengan kultur masyarakat yang berbeda dan kebiasaan yang khas. Come and see!</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ilhamsaenong.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ilhamsaenong.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilhamsaenong.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilhamsaenong.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilhamsaenong.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilhamsaenong.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilhamsaenong.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilhamsaenong.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilhamsaenong.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilhamsaenong.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilhamsaenong.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilhamsaenong.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilhamsaenong.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilhamsaenong.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilhamsaenong.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilhamsaenong.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilhamsaenong.wordpress.com&amp;blog=633471&amp;post=28&amp;subd=ilhamsaenong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/01/malam-id-yang-lebih-ramai-malam-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14f3771885faa2708dbbf7cd1e17fb00?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ilham</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KafeMotor dah Launching, boo!</title>
		<link>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/01/kafemotor/</link>
		<comments>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/01/kafemotor/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jan 2007 06:34:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Otomotif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/01/kafemotor/</guid>
		<description><![CDATA[Hallo semua, bloggers! Setelah dipersiapkan selama sebulan versi beta-nya (ceileh&#8230;), subblog hobi gila gw akhirnya diluncurkan juga. Namanya KafeMotor, Dunia Bikers Pecinta Modifikasi. Dari namanya saja ketahuan jika blog tersebut disediakan khusus bagi isu-isu dunia motor, terutama modifikasi. Jadi ajang gaul, diskusi, hingga bagi pengalaman. Bagi yang memiliki minat serupa, jangan sungkan mampir. Bisa juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilhamsaenong.wordpress.com&amp;blog=633471&amp;post=27&amp;subd=ilhamsaenong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="snap_preview"><img src="http://kafemotor.files.wordpress.com/2007/01/header-kafemotor.jpg?w=342&#038;h=65" height="65" width="342" /><br />
<span></span></p>
<p class="snap_preview"><span>Hallo semua,  bloggers!</span></p>
<p><span>Setelah <span> </span>dipersiapkan selama sebulan versi beta-nya (ceileh&#8230;), subblog hobi gila gw </span><span>akhirnya </span><span>diluncurkan juga. Namanya <strong><a href="http://kafemotor.wordpress.com/" target="_blank">KafeMotor</a>, <em>Dunia Bikers Pecinta Modifikasi</em></strong>. Dari namanya saja ketahuan jika blog tersebut disediakan khusus bagi isu-isu dunia motor, terutama modifikasi.</span><span id="more-27"></span><span> Jadi ajang gaul, diskusi, hingga bagi pengalaman. Bagi yang memiliki minat serupa, jangan sungkan mampir. Bisa juga mengirim berita atau memberi komentar jika ada yang dirasa menarik atau mengganggu!!! Silahkan klik <a href="http://kafemotor.wordpress.com/">di sini</a>.<br />
</span></p>
<p><span><br />
</span></p>
<p><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ilhamsaenong.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ilhamsaenong.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilhamsaenong.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilhamsaenong.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilhamsaenong.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilhamsaenong.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilhamsaenong.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilhamsaenong.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilhamsaenong.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilhamsaenong.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilhamsaenong.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilhamsaenong.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilhamsaenong.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilhamsaenong.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilhamsaenong.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilhamsaenong.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilhamsaenong.wordpress.com&amp;blog=633471&amp;post=27&amp;subd=ilhamsaenong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2007/01/01/kafemotor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14f3771885faa2708dbbf7cd1e17fb00?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ilham</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kafemotor.files.wordpress.com/2007/01/header-kafemotor.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ada Apa Dua Tahun Pasca Tsunami?</title>
		<link>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2006/12/28/dua-tahun-pasca-tsunami-aceh-dan-gempa-nias/</link>
		<comments>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2006/12/28/dua-tahun-pasca-tsunami-aceh-dan-gempa-nias/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Dec 2006 16:29:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosialita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilhamsaenong.wordpress.com/2006/12/28/dua-tahun-pasca-tsunami-aceh-dan-gempa-nias/</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini data dampak kerusakan dan upaya penanggulangan Tsunami hingga kini. Data peristiwa tsunami dua tahun lalu 24 Desember 2004 di Aceh, berikut gempa bumi Nias Maret 2005 dilansir dari laporan dua tahun tsunami oleh BRR. Sila dikritisi karena hanya data kasar. &#160; Fakta Bencana 160.000 meninggal atau hilang karena tsunami 500.000 kehilangan tempat tinggal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilhamsaenong.wordpress.com&amp;blog=633471&amp;post=18&amp;subd=ilhamsaenong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Berikut ini data dampak kerusakan dan upaya penanggulangan Tsunami hingga kini. Data peristiwa tsunami dua tahun lalu 24 Desember 2004 di Aceh, berikut gempa bumi Nias Maret 2005 dilansir dari laporan dua tahun tsunami oleh BRR. Sila dikritisi karena hanya data kasar.</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><strong>Fakta Bencana</strong></font></p>
<ul>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">160.000 meninggal atau hilang karena tsunami</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">500.000 kehilangan tempat tinggal di Aceh</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">900 merninggal dan 13.500 kehilangan tempat tinggal pasca gempa di Nias</font><span id="more-18"></span></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Aceh membutuhkan 80.000 -110.000 rumah baru dan Nias 13.500 rumah baru.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Lebih dari 2.000 sekolah rusak</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Sekitar 2.500 guru meninggal</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Lebih dari 8 rumah sakit rusak atau hancur</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">114 pusat kesehatan atau klinik hancur</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Terkumpul 5.765.000 meter kubik sampah akibat tsunami.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">3.000 km jalan lumpuh/tak berfungsi</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">14 dari 19 pelabuhan rusak parah.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">120 jembatan utama hancur, 15.000 jembatan pendukung rusak</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">8 dari 10 pelabuhan udara rusak</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Sektor produksi merugi senilai USD 1,2 milyar</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Proyeksi ekonomi menurun 5% di Aceh dan 20% di Nias.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">100.000 pengusaha kecil kehilangan mata pencaharian.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">4.717 perahu nelayan hilang.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Lebih dari 20.000 hektar tambak hancur dan rusak</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">60.000 petani menganggur.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Lebih dari 70.000 lahan pertanian rusak.</font></li>
</ul>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><strong>Fakta Penanggulangan</strong></font></p>
<ul>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Lebih dari 65.000 pengungsi telah pindah dari tenda ke hunian sementara (shelter)</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">15.000 hunian sementara selesai dibangun.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">57.000 rumah-rumah permanen akan selesai dibangun.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">17.400 sertifikat tanah telah diserahkan dan 134.300<span> </span>lahan telah diukur di seluruh Aceh.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">623 gedung sekolah di aceh dan 124 di Nias selesai dibangun atau dipebaiki, serta ditambah 379 sekolah sementara.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Lebih dari 5.100 guru telah dilatih di Aceh dan 285 di Nias.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">305 fasilitas kesehatan telah dibangun atau diperbaiki di Aceh dan 19 di Nias, termasuk 3 RS di Aceh dan 1 RS di Nias.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Lebih dari 1 juta meter kubik sampah telah dibersihkan dan didaur ulang.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Lebih dari 33 km perlindungan pantai dibangun di Aceh dan 24 km tambak garam telah dibangun.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Sistem peringatan dini Tsunami telah diuji coba.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">1.200 km dari berbagai jenis jalan di Aceh dan 300 km di Nias telah diperbaiki.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">121 jembatan di Aceh dan 37 di Nias telah diperbaiki kembali.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">11 pelabuhan laut dan pelabuhan penyebrangan di Aceh dan 3 di Nias telah atau sedang dibangun.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">5 pelabuhan udara dan 1 landasan udara di Aceh dan 3 di nias telah atau sedang dibangun.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">69% pria dan 36% wanita tenaga kerja telah aktif bekerja di perkotaan.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">68% pria dan 45 % wanita tenaga kerja telah aktif bekerja di pedesaan Aceh dan Nias.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">4.420 perahu nelayan telah diganti.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">6.800 hektar tambak telah diperbaiki.</font></li>
<li class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Lebih dari 50.000 hektar lahan pertanian telah diperbaiki.</font></li>
</ul>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ilhamsaenong.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ilhamsaenong.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilhamsaenong.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilhamsaenong.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilhamsaenong.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilhamsaenong.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilhamsaenong.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilhamsaenong.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilhamsaenong.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilhamsaenong.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilhamsaenong.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilhamsaenong.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilhamsaenong.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilhamsaenong.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilhamsaenong.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilhamsaenong.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilhamsaenong.wordpress.com&amp;blog=633471&amp;post=18&amp;subd=ilhamsaenong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilhamsaenong.wordpress.com/2006/12/28/dua-tahun-pasca-tsunami-aceh-dan-gempa-nias/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14f3771885faa2708dbbf7cd1e17fb00?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ilham</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
